
Saumlaki, Beritasatu.com – Suasana peresmian peletakan batu pertama (groundbreaking) liquefied natural gas (LNG) abadi Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Kamis (16/7/2026), sempat diwarnai candaan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Saat menyampaikan laporan kepada Presiden Prabowo Subianto yang mengikuti acara secara virtual dari Jakarta, Bahlil melontarkan gurauan terkait penampilan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid yang mengenakan kacamata hitam.
Awalnya, Bahlil menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas dukungan terhadap dimulainya pembangunan proyek LNG abadi Masela yang telah lama dinantikan.
Dalam laporannya, Bahlil kemudian memperkenalkan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih yang hadir langsung di lokasi acara, di antaranya Nusron Wahid. Saat menyebut nama Nusron, Bahlil spontan melontarkan candaan yang mengundang tawa para tamu undangan.
"Ada Pak Nusron bapak presiden, kacamatanya hitam, mungkin karena Inggris kalah dari Argentina, sehingga dia sedih," kelakar Bahlil.
Candaan tersebut langsung disambut gelak tawa peserta acara. Presiden Prabowo yang menyaksikan jalannya acara dari Jakarta juga terlihat tersenyum.
Diketahui, Inggris kalah dari Argentina dengan skor 1-2 pada laga semifinal Piala Dunia 2026.
Di balik suasana santai tersebut, groundbreaking LNG Abadi Masela menandai dimulainya pembangunan salah satu proyek energi terbesar di Indonesia. Proyek ini menelan investasi sebesar US$ 20,95 miliar atau setara Rp 390 triliun.
Proyek tersebut diproyeksikan menghasilkan 9,5 juta ton LNG per tahun, serta 35.000 barel kondensat per hari untuk mendukung peningkatan produksi migas nasional.
