
London, Beritasatu.com - Telur rebus adalah makanan sederhana tetapi sangat sehat karena mampu mempertahankan sebagian besar nutrisi alaminya. Dikutip dari Healthline, berkat kemampuannya memberikan rasa kenyang lebih lama, telur rebus sering kali menjadi rekomendasi utama dalam program diet dan pengelolaan berat badan.
Metode memasak sangat memengaruhi nilai gizi telur. Berbeda dengan telur goreng yang menggunakan minyak atau mentega pada suhu tinggi, telur rebus dimasak tanpa tambahan lemak jenuh. Hal ini membuat kalori telur rebus hanya sekitar 77 kkal dengan 5,3 g lemak, jauh lebih rendah dibandingkan telur goreng yang bisa mencapai 90 kkal atau lebih.
Satu butir telur rebus besar (sekitar 50 g) mengandung protein berkualitas tinggi sebesar 6,3 g. Menariknya, kuning telur menyediakan hampir setengah dari total protein tersebut. Oleh karena itu, para pakar menyarankan untuk mengonsumsi telur secara utuh.
Telur juga kaya akan vitamin A, kompleks vitamin B (B2, B5, B12), serta mineral esensial seperti selenium dan fosfor. Bagi mereka yang ingin menjaga massa otot tanpa menambah lemak tubuh, telur rebus adalah opsi yang sempurna.
Aman bagi Kolesterol Darah
Satu butir telur mengandung sekitar 186 mg kolesterol. Namun, penelitian modern menunjukkan bahwa kolesterol dari makanan hanya memiliki pengaruh kecil terhadap kadar kolesterol darah pada individu sehat. Mengonsumsi telur justru dapat meningkatkan HDL (kolesterol baik) yang melindungi kesehatan jantung. Konsumsi 1-2 butir per hari dianggap aman oleh para ahli.
Nutrisi Penting untuk Kesehatan Otak
Telur adalah salah satu sumber alami terkaya akan kolin. Nutrisi ini berperan dalam produksi asetilkolin, yaitu neurotransmiter yang menjaga daya ingat dan fungsi belajar. Satu butir telur menyediakan 147 mg kolin, mencukupi sekitar 27% kebutuhan harian, serta sangat baik untuk perkembangan otak janin bagi ibu hamil.
Melindungi Penglihatan dari Cahaya Biru
Kuning telur mengandung dua antioksidan kuat: lutein dan zeaxanthin. Keduanya berfungsi menyaring cahaya biru dari perangkat elektronik dan melindungi retina. Berkat lemak alami dalam kuning telur, tubuh manusia mampu menyerap zat ini jauh lebih baik dibandingkan dari sumber nabati.
Mendukung Penurunan Berat Badan
Mengonsumsi telur rebus saat sarapan dapat mengurangi keinginan ngemil di antara waktu makan. Kandungan proteinnya memicu efek termik yang mendorong tubuh membakar lebih banyak kalori. Selain sehat, telur rebus juga praktis karena mudah disimpan di lemari es untuk dibawa ke kantor atau gym.

