Friday, July 10, 2026

Inovasi Lean Construction PTPP Jadi Rujukan Forum Global di Singapura

 Presentasi PTPP pada The 34th Annual Conference of the International Group for Lean Construction (IGLC34) yang digelar di National University of Singapore (NUS), Singapura.

Presentasi PTPP pada The 34th Annual Conference of the International Group for Lean Construction (IGLC34) yang digelar di National University of Singapore (NUS), Singapura. (PTPP)

Jakarta, Beritasatu.com - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) kembali menunjukkan komitmen dalam mendorong transformasi industri konstruksi melalui implementasi Lean Construction. Inovasi yang diterapkan pada proyek twin tower Universitas Diponegoro (Undip) bahkan menjadi salah satu referensi dalam The 34th Annual Conference of the International Group for Lean Construction (IGLC34) yang digelar di National University of Singapore (NUS), Singapura.

Pada forum internasional yang mempertemukan akademisi, praktisi, dan pelaku industri konstruksi dari berbagai negara tersebut, PTPP mempresentasikan studi mengenai implementasi takt planning and control pada pembangunan twin tower Undip.

Takt planning and control merupakan pendekatan dalam Lean Construction yang bertujuan menstabilkan alur kerja (workflow) sekaligus meningkatkan kinerja proyek melalui sistem produksi berbasis ritme.

Pada studi tersebut, PTPP mengulas bagaimana peningkatan kinerja proyek berlangsung secara bertahap, mulai dari proses perencanaan (takt planning) hingga pengendalian produksi (takt control). Melalui pendekatan action research, perusahaan mampu mengidentifikasi kontribusi masing-masing tahapan terhadap peningkatan produktivitas proyek.

ADVERTISEMENT

Hasil implementasi menunjukkan bahwa metode takt planning mampu memperpendek durasi rencana proyek sekaligus menciptakan alur kerja yang lebih stabil sejak awal pelaksanaan.

Sementara itu, mekanisme takt control memberikan ruang pembelajaran melalui identifikasi penyimpangan antara rencana dan realisasi pekerjaan, sehingga tindakan korektif dapat dilakukan secara cepat dan tepat pada setiap zona pekerjaan.

Penelitian tersebut juga menunjukkan penurunan kinerja pada tahap awal merupakan bagian dari proses pembelajaran dalam penerapan sistem produksi berbasis takt. Pengalaman yang diperoleh pada pembangunan tower pertama kemudian diterapkan pada tower kedua sehingga menghasilkan alur kerja yang lebih efektif dan peningkatan kinerja proyek secara keseluruhan.

Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo mengatakan, keikutsertaan perseroan dalam IGLC34 menjadi bukti inovasi yang dikembangkan perusahaan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan industri konstruksi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Partisipasi PTPP pada IGLC34 merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menghadirkan inovasi yang memberikan nilai tambah bagi industri konstruksi. Implementasi Lean Construction melalui metode takt planning and control pada proyek twin tower Universitas Diponegoro menunjukkan pengalaman dan praktik terbaik yang dikembangkan PTPP mampu meningkatkan produktivitas proyek sekaligus menjadi referensi yang relevan dalam forum internasional," ujar Joko Raharjo dalam keterangannya, Jumat (10/7/2026).

Melalui partisipasi di IGLC34, PTPP tidak hanya berbagi pengalaman penerapan Lean Construction di Indonesia, tetapi juga memperluas kolaborasi dengan akademisi dan praktisi global untuk mengembangkan praktik konstruksi yang lebih efisien, produktif, dan berkelanjutan.

Ke depan, PTPP menegaskan akan terus memperkuat implementasi Lean Construction sebagai bagian dari transformasi perusahaan guna menghadirkan proyek-proyek berkualitas yang memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan.

Thursday, July 9, 2026

OJK Pastikan Penanganan Investree hingga DSI Tetap Berjalan Progresif

 Konferensi pers OJK.

Konferensi pers OJK. (Beritasatu.com/Akmalal Hamdhi)

Jakarta, Beritasatu.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan terus menangani berbagai perkara di sektor jasa keuangan, termasuk kasus Investree, PT Dana Syariah Indonesia (DSI), hingga PT Asuransi Jiwa Pro Life Indonesia. OJK memastikan proses penegakan hukum tetap berjalan meski tidak seluruh perkembangan perkara dapat disampaikan kepada publik.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, masyarakat tidak perlu khawatir karena OJK terus bergerak menangani berbagai kasus yang menjadi perhatian publik.

BeritaSatu
[FULL] COO Danantara Dony Oskaria Gandeng KPK Tingkatkan Pencegahan Korupsi di Danantara #beritasatu
00:00
00:05 / 08:40

"Jadi untuk kasus-kasus lain, kami sampaikan di sini, mungkin banyak pertanyaan masyarakat, OJK tidak tinggal diam," ujar Friderica dalam konferensi pers di Kantor OJK, Kamis (9/7/2026).

Friderica menjelaskan OJK memang tidak selalu dapat menyampaikan perkembangan setiap perkara kepada masyarakat maupun konsumen yang menjadi korban. Namun, informasi akan disampaikan ketika proses penanganan perkara telah memungkinkan untuk dipublikasikan.