Monday, March 16, 2026

Padat Nutrisi dan Rendah Kalori, Ini 6 Manfaat Konsumsi Telur Rebus

 Telur Rebus

Telur Rebus (homelife)

London, Beritasatu.com - Telur rebus adalah makanan sederhana tetapi sangat sehat karena mampu mempertahankan sebagian besar nutrisi alaminya. Dikutip dari Healthline, berkat kemampuannya memberikan rasa kenyang lebih lama, telur rebus sering kali menjadi rekomendasi utama dalam program diet dan pengelolaan berat badan.

Metode memasak sangat memengaruhi nilai gizi telur. Berbeda dengan telur goreng yang menggunakan minyak atau mentega pada suhu tinggi, telur rebus dimasak tanpa tambahan lemak jenuh. Hal ini membuat kalori telur rebus hanya sekitar 77 kkal dengan 5,3 g lemak, jauh lebih rendah dibandingkan telur goreng yang bisa mencapai 90 kkal atau lebih.

Satu butir telur rebus besar (sekitar 50 g) mengandung protein berkualitas tinggi sebesar 6,3 g. Menariknya, kuning telur menyediakan hampir setengah dari total protein tersebut. Oleh karena itu, para pakar menyarankan untuk mengonsumsi telur secara utuh.

Telur juga kaya akan vitamin A, kompleks vitamin B (B2, B5, B12), serta mineral esensial seperti selenium dan fosfor. Bagi mereka yang ingin menjaga massa otot tanpa menambah lemak tubuh, telur rebus adalah opsi yang sempurna.

Aman bagi Kolesterol Darah

Satu butir telur mengandung sekitar 186 mg kolesterol. Namun, penelitian modern menunjukkan bahwa kolesterol dari makanan hanya memiliki pengaruh kecil terhadap kadar kolesterol darah pada individu sehat. Mengonsumsi telur justru dapat meningkatkan HDL (kolesterol baik) yang melindungi kesehatan jantung. Konsumsi 1-2 butir per hari dianggap aman oleh para ahli.

Nutrisi Penting untuk Kesehatan Otak

Telur adalah salah satu sumber alami terkaya akan kolin. Nutrisi ini berperan dalam produksi asetilkolin, yaitu neurotransmiter yang menjaga daya ingat dan fungsi belajar. Satu butir telur menyediakan 147 mg kolin, mencukupi sekitar 27% kebutuhan harian, serta sangat baik untuk perkembangan otak janin bagi ibu hamil.

Melindungi Penglihatan dari Cahaya Biru

Kuning telur mengandung dua antioksidan kuat: lutein dan zeaxanthin. Keduanya berfungsi menyaring cahaya biru dari perangkat elektronik dan melindungi retina. Berkat lemak alami dalam kuning telur, tubuh manusia mampu menyerap zat ini jauh lebih baik dibandingkan dari sumber nabati.

Mendukung Penurunan Berat Badan

Mengonsumsi telur rebus saat sarapan dapat mengurangi keinginan ngemil di antara waktu makan. Kandungan proteinnya memicu efek termik yang mendorong tubuh membakar lebih banyak kalori. Selain sehat, telur rebus juga praktis karena mudah disimpan di lemari es untuk dibawa ke kantor atau gym.

Monday, March 2, 2026

Harga Minyak Melonjak Tinggi 10 Persen Imbas Perang Iran

 Ilustrasi minyak mentah.

Ilustrasi minyak mentah. (CNBC)

London, Beritasatu.com – Harga minyak mentah Brent melonjak sekitar 10% ke kisaran US$ 80 per barel dalam perdagangan luar bursa pada Minggu (1/3/2026) waktu setempat.

Para analis memperkirakan harga minyak berpotensi menembus US$ 100 per barel setelah serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran memicu perang baru di Timur Tengah.

Patokan minyak dunia tersebut sebenarnya sudah menguat sepanjang tahun ini. Pada penutupan perdagangan Jumat (27/2/2026), Brent berada di level US$ 73 per barel, tertinggi sejak Juli, didorong kekhawatiran pasar terhadap potensi serangan yang akhirnya terjadi sehari kemudian.

Direktur energi dan pengilangan ICIS Ajay Parmar mengatakan faktor utama yang mendorong lonjakan harga minyak adalah penutupan Selat Hormuz.

ADVERTISEMENT

“Aksi militer memang mendukung kenaikan harga minyak. Namun, penutupan jalur pelayaran strategis tersebut menjadi faktor paling menentukan bagi pasokan energi global,” kata dia dilansir dari Reuters.

Sumber perdagangan menyebut sebagian besar pemilik kapal tanker, perusahaan minyak besar, dan rumah dagang menghentikan pengiriman minyak mentah, bahan bakar, serta gas alam cair melalui Selat Hormuz.

Langkah ini diambil setelah Teheran memperingatkan kapal agar tidak melintas di perairan tersebut. Lebih dari 20% pasokan minyak dunia dikirim melalui jalur tersebut.

Parmar memperkirakan harga minyak saat pasar dibuka kembali dapat mendekati US$ 100 per barel, bahkan berpotensi melampaui level itu jika penutupan Selat Hormuz berlangsung lama.

Sejumlah pemimpin negara Timur Tengah juga telah memperingatkan Washington bahwa perang dengan Iran dapat mendorong harga minyak melampaui US$ 100 per barel. Analis RBC Capital Helima Croft menyampaikan hal tersebut dalam kajiannya.

Sementara itu, analis Rabobank memiliki pandangan sedikit lebih moderat dengan memperkirakan harga minyak tetap bertahan di atas US$ 90 per barel dalam waktu dekat.

Pada sisi lain, kelompok produsen minyak OPEC+ pada Minggu menyepakati peningkatan produksi sebesar 206.000 barel per hari mulai April. Tambahan tersebut tergolong kecil karena hanya kurang dari 0,2% dari total permintaan minyak global.