Showing posts with label pt best profit futures. Show all posts
Showing posts with label pt best profit futures. Show all posts

Monday, June 15, 2026

Harga Pangan Meroket di Tanggamus, Bawang Merah Naik 2 Kali Lipat

 Warga sedang berbelanja kebutuhan dapur di Pasar Kota Agung, Tanggamus, Lampung, Minggu, 14 Juni 2026.

Warga sedang berbelanja kebutuhan dapur di Pasar Kota Agung, Tanggamus, Lampung, Minggu, 14 Juni 2026. (Beritasatu.com/Triyono)

Kota Agung, Beritasatu.com – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Lampung, melonjak tajam dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan paling signifikan terjadi pada bawang merah yang mencapai dua kali lipat, disusul bawang putih, cabai, dan telur ayam ras.

Pedagang mengaku lonjakan harga dipengaruhi meningkatnya biaya distribusi, serta kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Kondisi tersebut turut menekan daya beli masyarakat dan berdampak pada penurunan omzet penjualan.

Pantauan Beritasatu.com, Minggu (14/6/2026), harga bawang merah Brebes di Pasar Kota Agung yang sebelumnya dijual Rp 25.000 hingga Rp 27.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp 50.000 per kilogram.

ADVERTISEMENT

Harga bawang putih juga mengalami kenaikan sekitar Rp 7.000 per kilogram. Komoditas tersebut sebelumnya dijual Rp 25.000 hingga Rp 26.000 per kilogram, kemudian naik menjadi Rp 32.000 per kilogram.

Kenaikan serupa terjadi pada komoditas cabai. Harga cabai merah yang sebelumnya berada di kisaran Rp 30.000 hingga Rp 35.000 per kilogram kini dijual Rp 50.000 hingga Rp 55.000 per kilogram.

Cabai hijau keriting yang sebelumnya dibanderol Rp 30.000 per kilogram juga naik menjadi Rp 50.000 per kilogram.

Harga telur ayam ras turut mengalami kenaikan. Komoditas tersebut sebelumnya dijual sekitar Rp 27.000 per kilogram dan kini naik menjadi Rp 31.000 per kilogram.

Pedagang menyebut kenaikan harga barang mulai terjadi dalam 3 hari terakhir. Meningkatnya biaya distribusi dan ongkos angkut turut mendorong kenaikan harga berbagai kebutuhan pokok. Kondisi tersebut berdampak pada penurunan daya beli masyarakat. Konsumen mulai mengurangi jumlah pembelian untuk menyesuaikan pengeluaran rumah tangga.

Seorang pedagang sembako di Pasar Kota Agung, Itho Kurniawan (45) mengatakan kenaikan harga bawang menjadi yang paling tinggi dibandingkan komoditas lainnya.

"Pokoknya kenaikannya sampai dua kali lipat untuk komoditas bawang dan yang lainya naik dengan persentase 20%," kata Itho.

Menurut Itho, kenaikan harga membuat jumlah pembeli berkurang sehingga omzet penjualannya ikut menurun.

Meski harga naik, Itho memastikan stok kebutuhan pokok di pasaran masih relatif aman. Pasokan hanya sesekali mengalami keterlambatan dan tidak sampai menyebabkan kelangkaan.

Monday, March 2, 2026

Harga Minyak Melonjak Tinggi 10 Persen Imbas Perang Iran

 Ilustrasi minyak mentah.

Ilustrasi minyak mentah. (CNBC)

London, Beritasatu.com – Harga minyak mentah Brent melonjak sekitar 10% ke kisaran US$ 80 per barel dalam perdagangan luar bursa pada Minggu (1/3/2026) waktu setempat.

Para analis memperkirakan harga minyak berpotensi menembus US$ 100 per barel setelah serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran memicu perang baru di Timur Tengah.

Patokan minyak dunia tersebut sebenarnya sudah menguat sepanjang tahun ini. Pada penutupan perdagangan Jumat (27/2/2026), Brent berada di level US$ 73 per barel, tertinggi sejak Juli, didorong kekhawatiran pasar terhadap potensi serangan yang akhirnya terjadi sehari kemudian.

Direktur energi dan pengilangan ICIS Ajay Parmar mengatakan faktor utama yang mendorong lonjakan harga minyak adalah penutupan Selat Hormuz.

ADVERTISEMENT

“Aksi militer memang mendukung kenaikan harga minyak. Namun, penutupan jalur pelayaran strategis tersebut menjadi faktor paling menentukan bagi pasokan energi global,” kata dia dilansir dari Reuters.

Sumber perdagangan menyebut sebagian besar pemilik kapal tanker, perusahaan minyak besar, dan rumah dagang menghentikan pengiriman minyak mentah, bahan bakar, serta gas alam cair melalui Selat Hormuz.

Langkah ini diambil setelah Teheran memperingatkan kapal agar tidak melintas di perairan tersebut. Lebih dari 20% pasokan minyak dunia dikirim melalui jalur tersebut.

Parmar memperkirakan harga minyak saat pasar dibuka kembali dapat mendekati US$ 100 per barel, bahkan berpotensi melampaui level itu jika penutupan Selat Hormuz berlangsung lama.

Sejumlah pemimpin negara Timur Tengah juga telah memperingatkan Washington bahwa perang dengan Iran dapat mendorong harga minyak melampaui US$ 100 per barel. Analis RBC Capital Helima Croft menyampaikan hal tersebut dalam kajiannya.

Sementara itu, analis Rabobank memiliki pandangan sedikit lebih moderat dengan memperkirakan harga minyak tetap bertahan di atas US$ 90 per barel dalam waktu dekat.

Pada sisi lain, kelompok produsen minyak OPEC+ pada Minggu menyepakati peningkatan produksi sebesar 206.000 barel per hari mulai April. Tambahan tersebut tergolong kecil karena hanya kurang dari 0,2% dari total permintaan minyak global.

Tuesday, February 24, 2026

PTPP Kembali Salurkan 5 Program Strategis untuk Korban Banjir Aceh

 PTPP menginisiasi lima program strategis yang difokuskan pada pemulihan infrastruktur vital dan sanitasi masyarakat di wilayah Bireuen, Pidie Jaya, dan Peusangan.

PTPP menginisiasi lima program strategis yang difokuskan pada pemulihan infrastruktur vital dan sanitasi masyarakat di wilayah Bireuen, Pidie Jaya, dan Peusangan. (PTPP/Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com – PT PP (Persero) Tbk (PTPP), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia kembali bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di Provinsi Aceh melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Bantuan ini merupakan rangkaian dari komitmen respons cepat Perseroan yang sebelumnya bersama dengan Kementerian PU telah diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur darurat, pemasangan jembatan tipe Bailey untuk memulihkan akses antarwilayah, serta pembangunan hunian sementara (huntara) di sejumlah titik terdampak di Aceh dan Sumatera Utara.

Pada tahap lanjutan ini, PTPP menginisiasi lima program strategis yang difokuskan pada pemulihan infrastruktur vital dan sanitasi masyarakat di wilayah Bireuen, Pidie Jaya, dan Peusangan. Program tersebut mencakup renovasi mushola agar warga dapat kembali beribadah dengan nyaman, perbaikan instalasi air bersih guna memastikan akses air layak konsumsi, pembangunan fasilitas toilet umum yang higienis, serta perbaikan fasilitas publik lainnya yang terdampak banjir guna mendukung aktivitas warga kembali normal. Pelaksanaan program ini berlangsung pada 4–14 Februari 2026 sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam mempercepat proses pemulihan dan mendukung aktivitas masyarakat agar kembali berjalan normal.

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menyampaikan bahwa kehadiran Perseroan di Aceh merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan.“Kami memahami bahwa pemulihan pascabencana membutuhkan dukungan yang berkesinambungan. Karena itu, PTPP hadir tidak hanya pada tahap darurat, tetapi juga dalam fase pemulihan lanjutan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, terutama pada aspek sanitasi, akses air bersih, dan fasilitas umum,” ujarnya.

Melalui implementasi program TJSL yang responsif dan terstruktur, PTPP menegaskan perannya sebagai perusahaan konstruksi nasional yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada kontribusi nyata dalam mendukung pemulihan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di berbagai daerah Indonesia.

Friday, February 20, 2026

Kementerian ESDM: Impor Energi AS Tak Ganggu Kemandirian

 

Ilustrasi impor energi. (AP Photo/AP News)

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan kesepakatan perdagangan energi antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) tidak menggeser arah kebijakan nasional menuju kemandirian energi.

Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menegaskan bahwa komitmen impor bahan bakar minyak (BBM) dari AS dalam perjanjian dagang merupakan bagian dari penyeimbangan tarif bilateral dan tidak berkaitan langsung dengan strategi energi domestik.

“Ini sesuai kesepakatan perdagangan antara Indonesia dan AS dalam menyeimbangkan tarif perdagangan kedua belah pihak, dan akhirnya memang kita harus bersepakat untuk membeli BBM dari AS, tatapi tidak melepaskan bahwa kita tetap harus mengedepankan kemandirian energi kita,” kata Anggia dikutip dari Antara, Jumat (20/2/2026).

ADVERTISEMENT

Berdasarkan dokumen Agreement between the United States of America and the Republic of Indonesia on Reciprocal Trade, Indonesia menyetujui kerja sama impor energi dari AS dengan nilai sekitar US$ 15 miliar. Rinciannya meliputi pembelian liquefied petroleum gas (LPG) senilai US$ 3,5 miliar, minyak mentah (crude oil) sebesar US$ 4,5 miliar, serta bensin hasil kilang (refined gasoline) senilai US$ 7 miliar.

Namun, Anggia menegaskan komitmen menteri ESDM untuk menekan ketergantungan terhadap impor BBM tertentu, termasuk menghentikan impor solar, tetap menjadi bagian dari agenda strategis pemerintah.

Ia menekankan bahwa dokumen perjanjian tidak mencantumkan kewajiban impor solar atau diesel, sehingga kebijakan pengurangan impor solar tetap berjalan sesuai arah kebijakan nasional.

“Ini dua hal yang berbeda antara kesepakatan perdagangan dan kebijakan kemandirian energi,” ujar dia.

Selain sektor minyak dan gas, perjanjian tersebut juga mencakup kerja sama mineral kritis yang diarahkan pada penguatan investasi serta integrasi rantai pasok kedua negara. Fokusnya pada pengembangan kapasitas pengolahan dan pemurnian (processing and refining), tanpa memuat kewajiban ekspor bahan mentah maupun nilai transaksi spesifik.

“Itu lebih ke kerja sama investasi. Untuk detailnya masih akan dibahas lebih lanjut,” ucapnya.

Terkait komoditas energi baru dan terbarukan, termasuk bioetanol, Kementerian ESDM menyatakan belum ada keputusan final mengenai skema perdagangan atau kewajiban ekspor ke AS karena pembahasan masih berlangsung.

“Semua masih berproses dan masih dalam tahap negosiasi. Kita tunggu hasilnya nanti setelah delegasi kembali,” tutur Anggia.


Ia juga menyebut belum ada pembahasan lanjutan mengenai Freeport Indonesia maupun promosi proyek kilang minyak baru dalam rangkaian negosiasi perdagangan tersebut.

Pemerintah memastikan hasil akhir kesepakatan dan tindak lanjut perjanjian perdagangan RI-AS akan diumumkan kepada publik setelah seluruh proses negosiasi serta koordinasi lintas kementerian rampung.