Thursday, September 8, 2022

Rusia Kehilangan 1.000 Unit Tank di Perang Ukraina

 Pameran peralatan militer Rusia yang hancur di Kyiv, Ukraina.

PT BESTPROFIT FUTURES JAMBI- Militer Rusia kehilangan 1.000 unit tank di Perang Ukraina. Seperti dilaporkan Newsweek, Rabu (7/9/2022), blog intelijen Oryx yang melacak kerugian peralatan dalam pertempuran, menyoroti kehilangan yang diderita oleh pasukan Rusia dalam lebih dari enam bulan perang.

Lebih dari setengah kerugian tank Rusia yang dicatat oleh Oryx, yang memverifikasi tank yang dihancurkan, ditangkap, atau ditinggalkan menggunakan informasi sumber terbuka, terjadi dalam 50 hari pertama perang ketika pasukan Rusia berusaha merebut ibukota Ukraina.

“Kerugian berfluktuasi sepanjang konflik,” kata Jakub Janovsky, kontributor penghitungan Oryx, yang didasarkan pada informasi sumber terbuka.


“Pada bulan pertama Rusia kehilangan sejumlah besar tank dan kendaraan lain karena Rusia tersebar sangat tipis di wilayah Ukraina yang luas,” katanya. PT BESTPROFIT

BEST PROFIT

Secara khusus, pasukan Ukraina menggunakan senjata anti-tank portabe l yang dipasok Barat untuk menghancurkan pasukan Rusia yang maju, termasuk banyak tank, di daerah utara Kyiv.

Dari 1.012 kehilangan tank Rusia yang didokumentasikan oleh Oryx dalam pembaruan Sabtu, 34 persen ditinggalkan oleh kru mereka, persentase tinggi yang dikaitkan oleh analis militer Rob Lee dengan perencanaan yang buruk dan kegagalan logistik dalam satu artikel Selasa.


“Banyak kehilangan tangki terjadi karena tangki rusak atau mengalami kerusakan mekanis dan kemudian hancur karena tidak dapat dipulihkan,” kata Janovsky. BESTPROFIT

PT BESTPROFIT FUTURES

BPF­

Ketika konflik di Ukraina menjadi perang gesekan di timur dan selatan negara itu, Moskwa mulai mengeluarkan tank-tank tua dari gudang.

Institut Internasional untuk Studi Strategis yang berbasis di Inggris memperkirakan sebelum dimulainya invasi bahwa Rusia memiliki 2.800 tank dalam layanan aktif dan 10.000 lainnya dalam penyimpanan.


Tank Rusia yang lebih tua adalah pemandangan yang semakin umum di medan perang.

“Pada awal konflik, tank Rusia paling modern, seperti T-72B3 versi 2016 dan T-80BVM, mendominasi daftar kami. Tetapi ketika Rusia mengganti kerugian ini dengan tank yang lebih tua, seperti T-72B, ini sekarang menjadi salah satu tank paling umum dalam daftar,” kata Janovsky. Moskwa, Beritasatu.com

Wednesday, September 7, 2022

Sedang Hot! Saham Batu Bara Mana yang Paling Murah?

 Karyawan melintas di depam layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (5/7/2022). (CNBC Indonesia/ Tri Susilo) Foto: Layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)


PT BESTPROFIT FUTURES JAMBI  - Saham emiten tambang batu bara masih menjadi primadona di pasar modal Tanah Air.

Bukan hanya kalangan investor ritel saja yang banyak memperbincangkan saham-saham di sektor yang satu ini, tetapi kebanyakan analis juga masih memandang saham batu bara sebagai aset yang menarik untuk dikoleksi.

Jika melongok ke laporan keuangan semester I-2022, dari 11 perusahaan tambang batu bara yang telah merilis kinerjanya mencatatkan pertumbuhan laba ratusan bahkan ribuan persen.

PT BESTPROFIT


Bahkan jika laba bersih ke-11 perusahaan tersebut ditotal, maka total laba bersihnya bisa mencapai Rp 48 triliun.

Apabila dibandingkan dengan total laba bersih semester I tahun sebelumnya yang hanya Rp 10 triliun, maka capaian laba bersih tahun ini melonjak 390% secara year on year (yoy).

Dengan capaian tersebut wajar saja jika indeks sektoral energi berhasil menguat sampai 82% sepanjang tahun ini. BEST PROFIT

BESTPROFIT

Namun dengan kenaikan harga saham batu bara yang signifikan dan bahkan memberikan capital gain mencapai ratusan persen, apakah secara valuasi masih menarik? Mana saja emiten batu bara yang valuasinya masih terbilang menarik?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, metode valuasi sederhana yang bisa digunakan adalah Price to Earning Ratio (PER).

PER merupakan salah satu metode valuasi yang membandingkan antara harga di pasar dengan laba bersihnya, atau market cap dengan earnings.

Pandangan umum menyatakan, apabila suatu perusahaan di-valuasi lebih dari 10 kali labanya, maka bisa dikategorikan sahamnya sudah kemahalan alias overvalued.

Tetapi perlu diingat, untuk saham komoditas yang sifatnya cyclical seperti batu bara, sangat wajar pasar menghargai emiten dengan PER di bawah 10 dan bahkan di bawah 5 karena sangat kecil kemungkinan laba emiten akan bertahan tinggi di waktu yang lama.

Hal ini karena harga komoditas batu bara sangat berfluktuasi dan saat ini berada di level tertingginya, sehingga laba emiten batu bara juga jumbo. Nantinya jika harga batu bara sudah kembali normal, maka pendapatan pastinya akan turun dan PER akan kembali ke level normal.

Berikut ini adalah hasil valuasinya dengan seluruh nilai seperti laba bersih, market cap, dan PER.  PT BESTPROFIT FUTURES

BPF­

Emiten

Laba Bersih 1H22

(Rp triliun)

Laba Bersih 1H21

(Rp triliun)

%YoY

Laba Bersih Annualized

(Rp triliun)

Market Cap (Rp triliun)

PER

ADRO

18.0

2.5

620%

36

129

3.6

BSSR

1.9

0.6

233%

4

13

3.3

BUMI

2.5

0.0

9.024%

5

28

5.6

GEMS

5.0

2.1

138%

10

46

4.6

HRUM

2.2

0.2

1.367%

4

25

5.7

INDY

3.0

0.2

1.624%

6

17

2.8

ITMG

6.8

1.7

300%

14

50

3.7

KKGI

0.3

0.1

417%

1

4

5.9

MBAP

1.7

0.4

295%

3

11

3.4

PTBA

6.2

1.8

244%

12

52

4.2

TOBA

0.5

0.3

64%

1

7

7.1

Dari 11 emiten batu bara yang sudah melaporkan kinerja keuangan semester I-2022, nilai PER-nya berada di kisaran 2,8-7,1 kali. Rata-rata PER berada di 4,5 kali.

PER terendah dimiliki oleh saham PT Indika Energy Tbk (INDY) sedangkan yang tertinggi milik PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA).

Sebagai catatan, laba bersih yang digunakan dalam metode valuasi ini adalah laba bersih yang disetahunkan (annualized).

Dari 11 emiten batu bara tersebut ada 6 saham yang PER-nya di bawah rata-rata dan sisanya berada di atas rata-rata.

Menariknya dari ke-6 saham yang di-valuasi relatif murah tersebut, beberapa nama besar seperti PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), hingga PT Bukit Asam Tbk (PTBA), masih bisa dikatakan murah jika dibandingkan dengan peers-nya. Jakarta, CNBC Indonesia

TIM RISET CNBC INDONESIA  

Tuesday, September 6, 2022

BLT Rp 600.000, Organda: Tak Cukup

 Ilustrasi angkutan umum

 PT BESTPROFIT FUTURES JAMBI - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Organda dan Korwil, Shafruhan Sinungan mengatakan, bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp 600.000 per bulan dinilai kurang cukup.

"BLT gak ada arti sama sekali, hitung saja Rp 5.000 sehari untuk bensin mana cukup. Rp 600.000 itu gak cukup per bulan, sementara beban hidup masyarakat masih berat," katanya kepada Beritasatu.com, pada, Selasa (6/9/2022). PT BESTPROFIT

BEST PROFIT


Diketahui, pemerintah mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada Sabtu (3/9/2022). Kenaikan Harga BBM meliputi Petralite, Solar, dan Pertamax. BESTPROFIT


Sebagai info, kenaikan harga BBM jenis Petralite naik dari Rp 7.000 per liter menjadi Rp 10.000 per liter, jenis solar naik dari Rp 5.000 per liter menjadi Rp 6.800 per liter dan jenis Pertamax dari Rp 12.500 per liter menjadi Rp 14.500 per liter.

PT BESTPROFIT FUTURES

BPF­

 Jakarta, Beritasatu.com

Monday, September 5, 2022

Pariwisata Pulih, Bisnis Hotel 2022 Dinilai Kian Prospektif

 Salah satu proyek properti yang dikembangkan PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID).

- Bisnis properti hotel dinilai kian prospektif pada 2022 dibandingkan dengan tahun lalu. Sejumlah isu positif menopang bisnis hotel pada tahun ini, salah satunya seiring pemulihan bisnis pariwisata.

“Bisnis hotel mulai prospektif tahun ini. Paling tidak ada dua faktor pemicunya,” ujar pengamat bisnis properti, Panangian Simanungkalit, di Jakarta, Senin (5/9/2022).

Faktor pertama, jelas Panangian, adanya pemulihan ekonomi yang tengah berlangsung pada 2022 dengan target PDB berkisar 5% hingga 5,5%.

"Faktor kedua, sejalan dengan mulai melandainya Covid-19 sehingga pemulihan bisnis pariwisata akan semakin masif pada semester kedua tahun ini, sehingga memacu perkembangan bisnis hotel,” ujar Panangian.

Terkait pandemi Covid-19, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melaporkan sebanyak 61.011.471 jiwa telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau mengalami penambahan harian sebanyak 99.437 jiwa pada Minggu (4/9/2022) hingga pukul 12.00 WIB.

Adapun mereka yang telah mendapat vaksin dosis kedua pada Minggu bertambah 22.894 jiwa, sehingga total menjadi 171.087.767 jiwa sejak program vaksinasi digulirkan. Sementara penduduk Indonesia yang telah mendapat vaksin dosis pertama sudah menyentuh 203.417.526 jiwa atau bertambah 20.322 pada Minggu.

Prospektifnya bisnis hotel, selaras dengan pendapatan pengembang properti dari bisnis hotel dan restoran yang naik 9% dari Rp 11,87 triliun menjadi Rp 12,93 triliun pada semester pertama 2022 dibandingkan periode yang sama 2021.

Data itu dirangkum dari laporan keuangan 43 emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) per 2 September 2022.

"Pendapatan dari lini jasa perhotelan melonjak 138% dari Rp 18,49 miliar menjadi Rp 44,04 miliar pada semester pertama tahun 2022,” ujar Direktur Utama PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID) Bogat Agus Riyono.

Peningkatan pendapatan para pengembang properti ditopang oleh beragam kegiatan yang dilaksanakan di hotel, maupun dari tingkat kunjungan tamu yang menginap.

Dari sisi tamu yang menginap seiring dengan mobilitas wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman). Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, dari Januari hingga Juni 2022, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia melalui pintu masuk utama mencapai 743,210 kunjungan, naik 929,66% dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2021.

Di sisi lain, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada Juni 2022 mencapai 50,28%, naik 11,73 poin dibandingkan dengan TPK Juni 2021. Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, TPK Juni 2022 juga mengalami peningkatan, yaitu sebesar 0,43 poin.

Jakarta, Beritasatu.com 

Friday, September 2, 2022

Emas di Bawah US$ 1.700 karena Kenaikan Dolar dan Suku Bunga

 Ilustrasi emas.

 PT BESTPROFIT FUTURES JAMBI - Harga emas turun di bawah level kunci US$ 1.700 pada Kamis (1/9/2022) untuk pertama kalinya sejak Juli 2022, karena penguatan dolar dan ekspektasi kenaikan suku bunga agresif bank sentral dunia termasuk The Fed.

Harga emas di pasar spot turun 0,94% pada US$ 1,694,59 per ons, setelah turun ke level terendah sejak 21 Juli di awal sesi. Sedangkan harga emas berjangka AS ambles 1% pada US$ 1.705,9.

Emas dianggap sebagai penyimpan nilai aman di tengah ketidakpastian ekonomi. Namun lingkungan dengan tingkat suku bunga tinggi cenderung menghilangkan kilau aset karena tidak menghasilkan bunga. PT BESTPROFIT


"Jika The Fed tetap ingin mengendalikan inflasi dan mempertahankan suku bunga tinggi meski dibayangi resesi, itu bukan pertanda baik untuk emas," kata analis komoditas TD Securities, Daniel Ghali.

"Jika emas menembus di bawah kisaran US$ 1.675, diperkirakan tekanan jual substansial akan muncul. BEST PROFIT


Sementara indeks dolar melonjak ke level tertinggi dalam 20 tahun, setelah data menunjukkan pertumbuhan manufaktur AS Agustus turun. Selain data mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran pekan lalu memberi Federal Reserve lebih banyak ruang secara agresif menaikkan suku bunga. BESTPROFIT

PT BESTPROFIT FUTURES

BPF­

Penguatan dolar membuat emas batangan lebih mahal bagi pembeli luar negeri.

Sedangkan imbal hasil Treasury AS juga naik, sehingga meningkatkan biaya peluang memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.

Sementara harga perak di pasar spot turun lebih dari 1,14% menjadi US$ 17,76, setelah mencapai level terendah dalam 2 tahun.

Platinum melemah 2,15% menjadi US$ 827.06 per ons, sementara paladium turun 3,8% menjadi US$ 2.005,19. "Saat kita menghadapi resesi, harga logam industri sangat rentan," tambah Ghali.

Aktivitas pabrik Asia merosot pada Agustus karena penguncian di Tiongkok dan tekanan biaya terus merugikan bisnis, survei menunjukkan. Chicago, Beritasatu.com

Thursday, September 1, 2022

Daripada Menanti BBM Naik, Mending Pilih Saham Calon Cuan Ini

 Ilustrasi Bursa (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) Foto: Ilustrasi Bursa (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

PT BESTPROFIT FUTURES JAMBI

 - Pasar saham Indonesia pada perdagangan kemarin berhasil menguat di zona hijau. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di level 7.178 dengan menguat 19,11 poin atau 0,27% dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Sepanjang perdagangan kemarin, sebanyak 268 saham menguat, 271 terkoreksi, dan 160 lainnya stagnan. Terpantau, empat dari sebelas indeks sektoral melemah, dipimpin oleh sektor teknologi sebesar minus 1,34%. Adapun investor yang melakukan transaksi sebesar Rp 18,75 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 31,53 miliar saham. PT BESTPROFIT

BEST PROFIT

Lantas, bagaimana untuk hari ini? Simak prediksi IHSG beserta rekomendasi saham pilihan dari sejumlah broker untuk perdagangan Kamis (1/9/2022).


MNC Sekuritas

Indeks DJIA kembali terpuruk di hari ke 4 sebesar 280,44 poin/0,88% menyusul komentar terbaru dari Cleveland Federal Reserve President Loretta Mester (Fed Voting Member): "My current view is that it will be necessary to move the fed funds rate up to somewhat above 4 percent by early next year and hold it there," and "I do not anticipate the Fed cutting the fed funds rate target next year,". Kalimat tersebut sebagai kelanjutan dari komentar New York Fed President dan Chairman The Fed, Jerome Powell, tidak kendur untuk menaikkan FFR dalam memerangi inflasi. BESTPROFIT

PT BESTPROFIT FUTURES
BPF
­

Jika terjungkalnya Indeks DJIA tersebut dikombinasikan dengan kembali turunnya harga beberapa komoditas seperti Oil turun dihari ke 2 sebesar 3,37%, CPO turun dihari ke 4 sebesar 1,08%, Gold turun dihari ke 4 sebesar 0,82% serta Timah turun cukup tajam dihari pertama sebesar 4,44% berpotensi menjadi sentimen negatif bagi perdagangan diawal bulan September ini ditengah masih alotnya tarik menarik rencana kenaikan harga BBM domestik.

IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak di kisaran 7.108 hingga 7.213.

Saham Pilihan:

- ADMR
- ADHI
- UNTR
- TOWR
- BBNI
- KLBF
- MAPI
- BMRI
- PTPP
- INTP


Jakarta, CNBC Indonesia

Wednesday, August 31, 2022

Detik-Detik Harga Pertalite Naik!

 Suasana antrean pengisian BBM di SPBU Pertamina, kawasan Fatmawati Raya, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) Foto: Suasana antrean pengisian BBM di SPBU Pertamina, kawasan Fatmawati Raya, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)


PT BESTPROFIT FUTURES JAMBI  - Pasar finansial Indonesia perkasa pada perdagangan Selasa, di tengah isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite dan Solar.

Berdasarkan kabar yang beredar, pengumuman kenaikan harga BBM akan dilakukan hari ini, Rabu (31/8/2022) dan mulai berlaku 1 September besok. Lantas bagaimana respon pasar, mampu kembali menguat?

Jika melihat ke belakang, sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hingga Joko Widodo (Jokowi) BBM subsidi dinaikkan sebanyak 5 kali. Bagaimana kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan rupiah saat kenaikan tersebut diulas pada halaman 3 dan 4, dan bisa memberikan gambaran bagaimana respon kali ini. PT BESTPROFIT


Kemarin, IHSG sukses mencatat penguatan 0,38% ke 7.159,473, bahkan sebelumnya sempat melesat hingga 1,3%.

Investor asing bahkan kembali memborong saham di Tanah Air. Aksi beli bersih (net buy) investor asing tercatat sebesar Rp 921 miliar di pasar reguler, tunai, dan nego, dengan nilai transaksi tidak mencapai Rp 14,7 triliun.

Sementara itu rupiah sukses menguat 0,37% melawan dolar Amerika Serikat (AS) ke Rp 14.840/US$. Dari pasar obligasi, Surat Berharga Negara (SBN) bervariasi, beberapa tenor mengalami penguatan terlihat dari imbal hasilnya (yield) yang turun, sebagian lagi mengalami pelemahan dan yield-nya naik. BEST PROFIT


Pemerintah kemarin juga melakukan lelang obligasi. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, menunjukkan lelang tersebut kurang menarik minat investor asing. BESTPROFIT


Total penawaran yang masuk dalam lelang SUN hari ini mencapai Rp 42,25 triliun.

Jumlah tersebut jauh lebih rendah dibandingkan pada lelang sebelumnya yang tercatat Rp 72,16 triliun.

Dari jumlah penawaran yang masuk, pemerintah menyerap utang sebesar Rp 19 triliun, lebih sedikit dibandingkan yang tercatat pada lelang sebelumnya yakni Rp 21,65 triliun.

Pada lelang hari ini, jumlah penawaran yang datang dari investor asing mencapai Rp 6,35 triliun. Jumlah tersebut tidak mencapai setengah dari yang tercatat pada lelang sebelumnya yakni Rp 16,79 triliun. PT BESTPROFIT FUTURES

BPF­

Jumlah penawaran asing yang masuk pada hari ini juga menjadi yang terendah dalam tiga lelang terakhir.

Dari penawaran asing yang masuk, pemerintah hanya mengambil Rp 1,77 triliun. Jumlah tersebut adalah yang terendah dalam tiga lelang terakhir.

Jakarta, CNBC Indonesia