Tuesday, July 29, 2025

Paylater Jadi Alasan Masyarakat Susah Beli Rumah Subsidi

 Aplikasi penunda pembayaran atau paylater.

Aplikasi penunda pembayaran atau paylater. (Antara/Yulius Satria Wijaya)

Jakarta, Beritasatu.com - Dewan Pengurus Pusat (DPP) Realestat Indonesia (REI) mengungkapkan, penyerapan rumah subsidi di masyarakat mengalami hambatan serius akibat persoalan keuangan, terutama akibat tingginya keterlibatan masyarakat dalam skema pembayaran tunda atau paylater.

Ketua DPP Realestat Indonesia (REI) Joko Suranto mengatakan,  salah satu kendala utama adalah tingginya tingkat penolakan (rejection) dalam proses pengajuan rumah subsidi. Dia menilai kondisi itu membuat sekitar 80% masyarakat tak dapat akses rumah subsidi.

“Artinya, jadi rejektifnya sekitar 75% sampai 80%. Ini yang menyebabkan penyerapan kita jadi terhambat. Tahun lalu hal ini belum terjadi, jadi ini bisa jadi masukan bagi kita semua,” ujar Joko Suranto pada Selasa (29/7/2025).

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan, ada tiga faktor utama yang menyebabkan rendahnya tingkat kelolosan masyarakat dalam proses pengajuan rumah subsidi. Pertama, kondisi keuangan masyarakat yang bermasalah, seperti menunggak pembayaran dengan nilai rata-rata mencapai Rp 3 juta.

Kedua, keterlibatan dalam skema paylater dengan nilai rata-rata di bawah Rp 500.000, yang justru menjadi faktor dominan dalam penolakan. Ketiga, adalah masalah restart kredit dengan kontribusi sekitar 1,7%.

“Yang paling besar justru dari paylater, kontribusinya mencapai 63%,” ujar Joko.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa dari proses seleksi internal yakni pengembang, angka lolosnya pengajuan rumah subsidi mencapai 51%-52%. Namun, kemudian saat masuk ke tahap perbankan, angka tersebut turun drastis menjadi hanya 33%.

Menanggapi hal ini, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, pihaknya telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi hambatan tersebut.

Salah satunya dengan mengeluarkan surat edaran kepada perbankan agar tidak mempermasalahkan status dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) bagi masyarakat yang hendak membeli rumah subsidi.

“OJK juga telah membentuk Satgas Khusus Penanganan SLIK dan menerima pengaduan dari pengembang maupun nasabah,” kata Dian.

Ia menegaskan bahwa seluruh pihak, termasuk perbankan dan pengembang, harus mendukung program pemerintah dalam membantu masyarakat memiliki rumah. Dian juga meminta pengembang untuk memberikan edukasi dan penguatan kapasitas kepada calon pembeli agar mereka memahami dan mampu memenuhi kewajiban kredit.

Dian juga berharap asosiasi pengembang seperti REI dapat turut aktif membantu masyarakat menyelesaikan kendala, termasuk menindaklanjuti keluhan yang muncul agar program perumahan subsidi ini bisa berjalan optimal.

“Ini kan program pemerintah, subsidinya juga cukup signifikan. Maka penting untuk memastikan calon nasabah memiliki kapasitas dan komitmen agar kewajibannya bisa dipenuhi hingga lunas,” pungkasnya.

Monday, July 21, 2025

Kerugian Capai Miliaran, Direktur Mie Gacoan Tersangka Kasus Hak Cipta

 Mie Gacoan.

Mie Gacoan. (Istimewa)

Denpasar, Beritasatu.com - Direktur PT Mitra Bali Sukses yang menaungi jaringan Mie Gacoan di Bali, I Gusti Ayu Sasih Ira, resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus pelanggaran hak cipta musik. Penetapan itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Bali, Kombes Polisi Ariasandy, pada Senin (21/7/2025).

Kasus ini bermula dari pengaduan masyarakat yang masuk sejak 26 Agustus 2024, dan kemudian ditingkatkan menjadi penyidikan berdasarkan Laporan Polisi tertanggal 20 Januari 2025.

“Pelapor adalah Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Sentra Lisensi Musik Indonesia (Selmi) yang diwakili oleh saudara Vanny Irawan, SH, selaku Manajer Lisensi,” ujar Ariasandy.

Dalam penyidikan, Polda Bali mengacu pada Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor HKI.2.OT.03.01-02 Tahun 2016, yang mengatur tarif royalti untuk pengguna musik dan lagu secara komersial di restoran.

“Kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah, dan tanggung jawab hukum sepenuhnya ada pada direktur,” tegas Ariasandy.

Musik Diputar di Outlet Mie Gacoan Tanpa Izin

Diketahui, Mie Gacoan menjadi salah satu tempat makan yang populer di kalangan anak muda di Bali karena harga yang terjangkau dan rasa mie pedasnya yang khas. Tercatat ada lebih dari 10 outlet, termasuk di Renon, Teuku Umar Barat, Gatot Subroto, dan Jimbaran.

Dalam operasionalnya, sejumlah musik populer kerap diputar selama pelanggan mengantre dan menyantap makanan, yang menurut Selmi tidak disertai pembayaran royalti hak cipta.

Kasus ini mencuatkan kembali pentingnya kepatuhan usaha kuliner terhadap regulasi royalti hak cipta musik. Penggunaan lagu secara komersial, termasuk di restoran, kafe, dan rumah makan, wajib melalui izin resmi dari LMK seperti Selmi.

Pihak Polda Bali belum mengungkap apakah akan ada tersangka tambahan, tetapi menegaskan penyidikan akan terus berlanjut hingga semua pihak yang terlibat dimintai pertanggungjawaban.

Friday, July 18, 2025

Penduduk Terpadat di Tangsel Ternyata Ada di Kecamatan Ini

 Penduduk Terpadat di Tangsel Ternyata Ada di Kecamatan Ini

TANGERANG SELATAN– Kota Tangerang Selatan terus berkembang sebagai salah satu kawasan urban paling strategis di Indonesia.

Berdasarkan data dari Disdukcapil.tangerangselatankota.go.id, total jumlah penduduk dari tujuh kecamatan di Tangsel saat ini mencapai 1.463.607 jiwa per 2024.

Melansir dari Disdukcapil Tangerang Selatan, kecamatan di Tangsel yang terpadat nomor satu per 2024 ini adalah Kecamatan Pamulang. Jumlah penduduknya paling banyak. Disusul oleh Kecamatan Pondok Aren di posisi kedua dan Kecamatan Ciputat.

Tuesday, July 15, 2025

Sampai Kapan Operasi Patuh 2025? Ini Jadwal dan Target Pelanggarannya

 Operasi Patuh 2025 digela serentak di seluruh Indonesia.

Operasi Patuh 2025 digela serentak di seluruh Indonesia. (Beritasatu.com/Joanito De Saojoao)

Jakarta, Beritasatu.com - Operasi Patuh kembali digelar oleh Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri secara serentak di seluruh Indonesia. Operasi Patuh 2025 ini dilaksanakan dengan tujuan utama menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.

Tak hanya menindak pelanggaran, operasi ini juga mengedepankan edukasi dan sosialisasi demi meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap aturan berkendara.

Lantas, sampai kapan Operasi Patuh 2025 ini dilaksanakan? Dihimpun dari berbagai sumber, berikut penjelasan waktu, jenis pelanggaran, dan besaran denda tilangnya!

Sampai Kapan Operasi Patuh 2025?

Operasi Patuh 2025 akan dilaksanakan selama dua pekan, yakni mulai Senin (14/7/2025) sampai  hingga Minggu (27/7/2025). Dalam rentang waktu tersebut, aparat kepolisian bersama instansi terkait akan turun ke jalan untuk melakukan pendekatan preemtif, preventif, hingga represif terhadap pelanggaran lalu lintas.

ADVERTISEMENT

Operasi ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang diperingati pada 19 September. Oleh karena itu, edukasi menjadi salah satu fokus penting dalam pelaksanaannya.

Operasi Patuh tidak hanya menyasar pengguna kendaraan roda dua, tetapi juga roda empat. Penindakan dilakukan secara humanis dan proporsional, menyasar pelanggaran yang memiliki potensi besar menimbulkan kecelakaan. Pelanggaran yang menjadi sasaran dalam Operasi Patuh Jaya 2025 meliputi:

Jenis Pelanggaran dan Denda Tilang

1. Menggunakan HP saat berkendara

Mengoperasikan ponsel saat mengemudi mengganggu konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan. Pelanggaran ini diatur dalam Pasal 283 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan dikenakan denda maksimal Rp 750.000.

2. Berkendara tanpa SIM atau di bawah umur

Mengemudi tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM) atau belum cukup umur tidak hanya ilegal tetapi juga membahayakan. Sesuai Pasal 281, pelanggaran ini bisa dikenai denda maksimal Rp 1 juta.

3. Berboncengan lebih dari satu orang

Sepeda motor dirancang untuk membawa maksimal dua orang. Membawa penumpang lebih dari satu melanggar Pasal 292 dan dikenai denda maksimal Rp 250.000.

4. Tidak memakai helm SNI

Helm berstandar nasional (SNI) melindungi kepala dari benturan. Tidak mengenakannya saat berkendara melanggar Pasal 291 ayat 1 dan dapat dikenai denda maksimal Rp 250.000.

5. Tidak menggunakan sabuk pengaman

Sabuk pengaman melindungi penumpang dari cedera saat kecelakaan. Tidak memakainya melanggar Pasal 289 dengan denda maksimal Rp 250.000.

6. Berkendara di bawah pengaruh alkohol

Alkohol memengaruhi kemampuan mengemudi dan membahayakan pengendara serta pengguna jalan lainnya. Pelanggaran ini diatur dalam Pasal 283 dengan denda maksimal Rp 750.000.

7. Melawan arus

Melawan arus membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain, serta melanggar Pasal 287 ayat 1. Pelanggaran ini bisa dikenai denda hingga Rp 500.000.

8. Melebihi batas kecepatan

Kecepatan yang berlebihan memperbesar dampak kecelakaan. Melanggar batas kecepatan yang ditentukan melanggar Pasal 287 ayat 5 dengan denda maksimal Rp 500.000.

Selain penegakan hukum, Operasi Patuh 2025 juga akan banyak diisi dengan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dan komunitas pengguna jalan. Penindakan akan menjadi langkah lanjutan apabila imbauan tidak diindahkan.

Operasi Patuh 2025 tidak hanya dilaksanakan oleh kepolisian, tetapi juga melibatkan sejumlah pihak seperti TNI, Dinas Perhubungan, dan elemen masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan edukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

Monday, July 14, 2025

Pekan Lalu Naik, Begini Prediksi Harga Emas Minggu Ini

 

Ilustrasi emas batangan. (Bloomberg)
Ilustrasi emas batangan. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas dunia menguat pada perdagangan pekan lalu. Bagaimana prediksi harga sang logam mulia untuk minggu ini?

Pada Jumat (11/7/2025), harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 3.354,8/troy ons. Naik 0,92% dibandingkan hari sebelumnya.

Sepanjang pekan lalu, harga emas berhasil membukukan kenaikan 0,6% secara point-to-point

Lantas bagaimana proyeksi harga emas untuk pekan ini? Apakah bisa naik lagi atau malah terkoreksi?

Secara teknikal dengan perspektif mingguan (weekly time frame), emas nyaman di zona bullish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 63. RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish.

Sementara indikator Stochastic RSI ada di 18. Sudah di bawah 20 yang berarti tergolong jenuh jual (oversold).

Sedangkan indikator Average True Range (ATR) 14 hari ada di 141. Menunjukkan bahwa volatilitas harga emas mungkin tidak akan tinggi.

Pekan ini, investor patut waspada karena sepertinya harga emas berisiko turun. Target support terdekat adalah US$ 3.340/troy ons yang menjadi Moving Average (MA) 5. Jika tertembus, maka MA-10 di US$ 3.329/troy ons bisa menjadi target selanjutnya.

Target paling pesimistis atau support terjauh ada di US$ 3.217/troy ons.

Adapun target resisten terdekat adalah US$ 3.364/troy ons. Penembusan di titik ini berpotensi mengangkat harga emas menuju US$ 3.405/troy ons.

Target paling optimistis atau resisten terjauh ada di US$ 3.485/troy ons.

Sentimen Penggerak Harga Emas

Pekan ini, ada sejumlah sentimen yang bisa menggerakkan harga emas. Pertama adalah kebijakan perdagangan luar negeri Amerika Serikat (AS).

Akhir pekan lalu, Presiden AS Donald Trump mengancam bakal menerapkan tarif bea masuk sebesar 30% atas impor dari Uni Eropa dan Meksiko. Hal ini diungkapkan dalam surat yang diunggah di Truth Social.

“Jika Anda berniat untuk membuka diri dari kebijakan dagang yang tertutup ke AS dan menghapus tarif, kebijakan non-tarif, dan berbagai hambatan dagang, maka mungkin kami akan mengkaji ulang surat ini,” tegas Trump.

Emas adalah aset yang dipandang aman (safe haven asset). Dalam situasi yang bergejolak, biasanya investor akan melirik emas sebagai sarana lindung nilai investasi mereka.

Kedua adalah ekspektasi terhadap arah suku bunga kebijakan, terutama di AS. Pasar meyakini bahwa bank sentral Federal Reserve belum akan menurunkan suku bunga acuan dalam rapat bulan ini. 

Mengutip CME FedWatch, kemungkinan Federal Funds Rate akan bertahan di 4,25-4,5% dalam rapat 30 Juli mencapai 93,3%.

The Fed akan menggelar rapat selanjutnya pada September. Pasar juga menilai potensi penurunan suku bunga acuan makin kecil.

Berdasarkan CME FedWatch, probabilitas penurunan Federal Funds Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4-4,25% dalam rapat 17 September saat ini ada di 59,7%. Lebih rendah dibandingkan posisi seminggu lalu yakni 64%.

Sumber: Bloomberg

Salah satu ancaman terhadap prospek penurunan suku bunga acuan adalah kebijakan tarif. Saat tarif bea masuk naik, maka dikhawatirkan harga barang dan jasa di Negeri Paman Sam akan ikut terungkit. Inflasi pun makin sulit dijinakkan sehingga The Fed belum bisa menerapkan kebijakan moneter yang akomodatif.

“Mungkin kita akan melihat dampak perang tarif ini.. Saya tidak melihat bagaimana The Fed bisa menurunkan suku bunga acuan pada September. Pasar tenaga kerja yang masih solid dan inflasi belum bisa menjadi pembenaran terhadap penurunan suku bunga,” papar Tracy Chen, Portfolio Manager di Brandywine Global Investment Management, seperti dikutip dari Bloomberg News.

Emas adalah aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset). Memegang emas kurang menguntungkan saat suku bunga belum turun.

Wednesday, July 9, 2025

Turun Rp12.000, Harga Emas Antam di Bawah Rp1,9 Juta/Gram

 

Karyawan merapihkan Logam Mulia di Butik Emas Antam, Pulogadung, Jakarta, Selasa (15/4/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan merapihkan Logam Mulia di Butik Emas Antam, Pulogadung, Jakarta, Selasa (15/4/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Harga emas batangan Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) melemah pada perdagangan hari ini. Koreksi yang sejalan dengan perkembangan harga emas dunia.

Pada Rabu (9/7/2025), emas Antam dihargai Rp 1.894.000/gram. Turun Rp 12.000 dibandingkan hari sebelumnya.

Sementara harga pembelian kembali (buyback) oleh Antam ada di Rp 1.738.000/gram. Berkurang Rp 12.000 dari posisi kemarin.

Berikut daftar harga emas Logam Mulia Antam untuk hari ini:

Harga Emas Logam Mulia Antam 9 Juli 2025 (Sumber: Logam Mulia)

Dinamika harga emas dunia mempengaruhi pembentukan harga emas Antam. Kemarin, harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 3.300,9/troy ons. Anjlok 1,08% dan menjadi yang terendah sejak 27 Juni atau nyaris 2 minggu terakhir.

Monday, July 7, 2025

Modus Baru Penipu Colong Uang Lewat QRIS, Rekening Auto Ludes

 

Bukti Nyata QRIS Makin Powerful, Pantesan Amerika Takut!
Foto: Infografis/ Bukti Nyata QRIS Makin Powerful, Pantesan Amerika Takut!/ Ilham Restu

Jakarta, CNBC Indonesia - Modus penipuan keuangan makin hari makin canggih dan marak. Terbaru, ramai modus penipuan menggunakan kode QR palsu dilakukan oleh para penipu untuk menjerat para korbannya.

Modus tersebut dilakukan saat mereka memindai atau scan QR yang dan akan membuat rekening mereka ludes tanpa sisa. Kode QR palsu itu akan meniru identitas pedagang, jenis barang dan jumlah transaksi asli. Jadi korban tidak akan menyadari sedang bertransaksi dengan penipu.Beberapa waktu lalu, Bank Indonesia sudah pernah mengingatkan terkait hal ini. Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta mengatakan QRIS dibangun dengan keamanan standar nasional dan merujuk para praktik terbaik global.

"QRIS keamanannya itu tanggung jawab bersama. BI, ASPI [Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia] dan pelaku industri PJP [Perusahaan Jasa Penilai] selalu melakukan sosialisasi dan edukasi terkait keamanan transaksi QRIS kepada para merchant," jelas dia.

Menurutnya, peredaran QRIS palsu perlu ditanggulangi bersama. Termasuk, pedagang punya tanggung jawab untuk memastikan gambar QRIS berada dalam pengawasannya.

Selain itu pedagang harus mengawasi proses transaksi pembelian dengan QRIS. Ini dilakukan baik yang bertransaksi dengan scan gambar maupun mesin EDC.

Kedua, para pedagang juga harus memeriksa status tiap pembayaran. Misalnya memastikan notifikasi telah mereka terima setelah transaksi terjadi.

Namun bukan hanya pedagang yang harus bertanggung jawab. Pembeli punya tugas yang sama untuk menanggulangi masalah ini.

Fillianingsih mengatakan pembeli harus memastikan QRIS yang mereka scan memiliki identitas sama dengan merchant.

"Namanya benar, jangan misalnya yayasan apa, tetapi namanya toko onderdil. Tidak pas," jelasnya.

"Di BI dan ASPI kita selalu melakukan pengawasan terhadap PJP QRIS dan terhadap perlindungan konsumen. Jadi itu tanggung jawab kita bersama," pungkas dia.