
Jakarta, Beritasatu.com - Pasar logam mulia global tengah berkilau. Harga perak dan emas dunia sama-sama menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa pada perdagangan Selasa (23/12/2025), didorong oleh kombinasi kuat antara pasokan yang ketat, permintaan industri yang meningkat, pelemahan dolar Amerika Serikat (AS), serta ketegangan geopolitik global.
Dikutip dari Reuters, harga perak spot pada Selasa sempat menyentuh rekor US$ 71,49 per ons troi. Sepanjang tahun ini, harga perak telah melambung 147%, menjadikannya salah satu aset dengan kinerja terbaik pada 2025.
“Pasar perak telah mengalami defisit selama lima tahun, dengan permintaan industri yang terus meningkat. Faktor aset lindung nilai, ekspektasi dolar yang lebih lemah, dan imbal hasil yang lebih rendah juga mendorong harga,” ujarnya.
Grant menambahkan, target harga perak berikutnya berada pada level US$ 75 per ons troi, meski aksi ambil untung menjelang akhir tahun berpotensi memicu koreksi jangka pendek.
Sementara itu, harga emas spot juga mencetak rekor baru pada level US$ 4.497,55 per ons troi. Secara tahunan, harga emas telah melonjak sekitar 70%, didukung oleh ketegangan geopolitik global, pemangkasan suku bunga AS, pembelian agresif oleh bank sentral, serta permintaan investasi yang solid.
Analis dari SP Angel menilai tren jangka panjang emas masih sangat kuat.
“Diversifikasi cadangan devisa bank sentral menjadi pendorong utama harga emas hingga akhir dekade ini. Kami melihat emas berpotensi naik menuju US$ 5.000 per ons troi pada tahun depan,” tulis SP Angel dalam riset terbaru.

