Thursday, April 4, 2024

Jadi Saksi Kasus Korupsi Timah, Sandra Dewi Tiba di Kejagung

 Aktris Sandra Dewi tiba di Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Jakarta, Kamis (4/4/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman) Foto: Aktris Sandra Dewi tiba di Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Jakarta, Kamis (4/4/2024). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Jakarta, CNBC Indonesia - Artis Sandra Dewi tiba di Kejaksaan Agung (Kejagung RI) untuk memenuhi panggilan penyidik. Sandra Dewi akan diperiksa terkait kasus korupsi komoditas timah yang juga menjerat suaminya, Harvey Moeis.

Menurut pantauan di lokasi, Kamis (4/4/0224), Sandra Dewi tiba di Kejagung RI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sekitar pukul 09.25 WIB. Dia tampak mengenakan baju berwarna putih. Sandra Dewi tak banyak memberikan komentar. Dia langsung memasuki ruang pemeriksaan dengan didampingi dua orang.

"Doain ya," kata Sandra Dewi sambil tersenyum.

Sebelumnya, Kejagung menyita 2 mobil mewah milik Harvey Moeis terkait kasus dugaan korupsi timah. Salah satu mobil yang disita adalah MINI Cooper.

"Tim penyidik berhasil melakukan penyitaan terhadap barang bukti elektronik, kumpulan dokumen terkait, serta 2 buah unit mobil mewah, yaitu 1 unit mobil MINI Cooper S Countryman F 60 berwarna merah dan 1 unit mobil Rolls-Royce berwarna hitam," kata Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana dalam keterangannya, Selasa (2/4/2024).

Kejagung juga menyita satu mobil mewah lainnya, yaitu Rolls-Royce. Diketahui, Rolls-Royce merupakan kado dari Harvey untuk istrinya, Sandra Dewi. Dalam perkara ini, Kejagung sudah menetapkan 16 tersangka, seorang di antaranya dijerat terkait perintangan penyidikan

Wednesday, April 3, 2024

5 Saham Bank Raksasa Ini Diskon Gede-Gedean, Saatnya Serok?

 Pekerja melintas di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, (1/4/2024). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Foto: (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham perbankan raksasa secara mayoritas kembali lesu pada perdagangan sesi I Rabu (3/4/2024), di mana investor masih cenderung melakukan aksi profit taking di saham bank raksasa setelah periode pembagian dividen selesai.

Per pukul 09:38 WIB, dari lima saham bank raksasa, terpantau tiga saham sudah ambles lebih dari 1%, sedangkan satu saham terkoreksi kurang dari 1% dan satu saham lainnya cenderung stagnan.

Adapun saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi yang paling parah koreksinya pada sesi I hari ini, yakni ambles 2,02% ke posisi Rp 9.700/unit. Sedangkan saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) cenderung stagnan di harga Rp 6.900/unit.


Berikut kinerja saham bank raksasa pada sesi I hari ini, dalam sepekan terakhir, sejak perdagangan 15 Maret lalu, dan sejak awal tahun ini.

Jika dilihat dari kinerja saham bank raksasa di atas, sejak perdagangan 15 Maret lalu, secara mayoritas sudah ambles 6% lebih. Hanya saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) yang masih mencatatkan penguatan yakni sebesar 0,76%.


Adapun dari awal tahun ini, saham bank raksasa secara mayoritas masih membukukan penguatan yang signifikan, kecuali saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang sudah terkoreksi 1,32%.

Beberapa pengamat menilai saham perbankan yang sudah mulai lesu terjadi karena pesta sentimen dividen yang telah usai. Hal ini diungkap oleh Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta.

"Bisa jadi euforia pembagian dividen mulai mereda," katanya kepada CNBCIndonesia, Senin (1/4/2024).

Terkait dengan pemilu, sejauh ini berjalan dengan aman dan damai. Meski dalam perkembangan terdapat hak angket di DPR dan sengketa melalui Mahkamah Konstitusi (MK), tetapi dia menilai stabilitas politik dan keamanan relatif baik.

Terpisah, praktisi pasar modal Hans Kwee mengatakan bahwa kemungkinan besar saham bank jumbo mengalami koreksi, mengikuti tren IHSG yang masih cenderung lesu karena dampak sengketa pemilu.

"Dari global pasar cukup posiitf. Data PCE AS, data manufaktur China naik, harusnya IHSG rebound. Kalau tidak naik kemungkinan besar karena sengketa pemilu," katanya.

Akan tetapi dia menilai dampak sengketa pemilu terhadap pasar saham biasanya hanya jangka pendek.

CNBC Indonesia Research

Tuesday, April 2, 2024

Ibunda Gak Punya Asuransi, Tyas Mirasih Kuras Duit & Aset Demi Berobat

 Tyas Mirasih dan Tengku Tezi Foto: Hanif Hawari/detikcom

Jakarta, CNBC Indonesia - Tyas Mirasih bercerita tentang pengalamannya membiayai pengobatan ibunya di rumah sakit pada 2023 lalu. Tak hanya jual aset, Tyas sampai menerima bantuan dari Nagita Slavina.

"Waktu itu mama kan lama banget di rumah sakit dan nggak pakai asuransi jadi biayanya lumayan besar," ungkap Tyas Mirasih saat ditemui di kawasan Transmedia, Jakarta Selatan, Sabtu (30/3/2024), seperti dikutip detik.

Seperti diketahui, proses perawatan ibunda Tyas di rumah sakit mencapai 49 hari. Adapun salah satu aset yang dijual oleh Tyas adalah koleksi tas miliknya.

"Termasuk waktu itu aku jual tas ke orang-orang. Waktu itu sempat tawarin ke Gigi juga dia bilang,'nggak usah dijual ke gue, gue bantuin biaya ibu lo. Tasnya lo jual saja ke orang lain' gitu katanya," lanjutnya.

Belajar dari Tyas Mirasih, biaya medis tentunya terus mengalami kenaikan setiap tahun dan sangat mungkin melampaui kenaikan penghasilan atau nilai investasi. Ketika ada anggota keluarga yang jatuh sakit, maka biaya pengobatan bisa dibayarkan dengan menggunakan tabungan dana darurat.

Ketika dana darurat habis, maka besar kemungkinan asetlah yang dijual untuk membiayai pengobatan.

Untuk mengetahui jenis aset apa yang baiknya dijual, jualan aset-aset guna yang fungsinya tidak terlalu berdampak pada kehidupan sehari-hari. Sebut saja seperti barang-barang koleksi atau hobi.

Namun ketimbang membiarkan Anda kehilangan tabungan atau aset, sangat penting bagi Anda untuk memiliki jaminan kesehatan minimal dalam bentuk BPJS Kesehatan.

Sebagai salah satu jaminan kesehatan, iuran BPJS Kesehatan tidak mahal dan jaminan kesehatan ini bisa menanggung seluruh jenis penyakit.

Monday, April 1, 2024

Sidang MK Makin Panas, IHSG Longsor 1,05% ke 7.212

 Kondisi papan perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (9/2/2018). IHSG hari ini bergerak negatif karena respon sentimen anjloknya bursa saham Amerika hingga 4,15%. (CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto) Foto: CNBC Indonesia/ Andrean Kristianto

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau longsor 1,05% ke 7.212 pada perdagangan sesi I Senin (1/4/2024), akibat sidang sengketa Pemilu 2024 yang semakin memanas di Mahkamah Konstitusi (MK).

Nilai transaksi IHSG pada perdagangan sesi I hari ini sudah mencapai sekitar Rp 1,7 triliun dengan melibatkan 3 miliar lembar saham dan ditransaksikan sebanyak 273.357 kali.

Sejak pengumuman hasil rekapitulasi Pemilu 2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga hari ini, IHSG sudah terkoreksi hingga 1,32%.

IHSG cenderung melemah di tengah berlanjutnya sidang sengketa Pemilu 2024 atau Pilpres 2024. Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menggelar sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) (pilpres) 2024. Badan itu memeriksa para saksi dan ahli dari pemohon Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Amin).

Dalam laman media sosial YouTube KPU RI, terlihat bagaimana sidang berlangsung. Nama seorang menteri pun muncul dalam persidangan itu.

Thursday, March 28, 2024

Ini Profil Perusahaan Harvey Moeis PT RBT yang Terlibat Korupsi Timah

 HM merupakan Harvey Moeis. Ia ketahui merupakan suami dari artis Sandra Dewi ditetapkan oleh Kejaksaan Agung sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi dalam tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015 sampai dengan 2022. (Tangkapan Layar Youtube Kejaksaan Agung RI) Foto: HM merupakan Harvey Moeis. Ia ketahui merupakan suami dari artis Sandra Dewi ditetapkan oleh Kejaksaan Agung sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi dalam tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015 sampai dengan 2022. (Tangkapan Layar Youtube Kejaksaan Agung RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kejaksaan Agung menetapkan pengusaha Harvey Moeis menjadi tersangka dalam kasus korupsi dalam tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022. Suami aktris Sandra Dewi itu juga langsung ditahan oleh penyidik 'Gedung Bundar' tersebut.

Harvey Moeis merupakan seorang pengusaha yang lahir pada 30 November 1985 berdarah keturunan Papua, Ambon, dan Makassar. Selain merupakan anak dari pasangan Hayong Moeis dan Irma Silviani, Ia juga dikenal sebagai suami dari artis Sandra Dewi.


Sebagai seorang pengusaha, Harvey Moeis merupakan Presiden Komisaris perusahaan batu bara PT Multi Harapan Utama. Selain itu, dikabarkan memiliki saham di sejumlah perusahaan lain, salah satunya PT Refined Bangka Tin.

Mengutip website resminya, disebutkan RBT menjadi salah satu produsen Timah Murni Batangan (Tin Ingot) yang terbesar di Indonesia. RBT dibangun dalam memenuhi peningkatan permintaan dunia untuk timah berkualitas terbaik, dengan bisnis timah terintegrasi mulai dari kegiatan eksplorasi, penambangan, pengolahan hingga pemasaran.

Dalam waktu singkat, RBT telah berhasil berkembang menjadi salah satu produsen Tin Ingot Terbesar di Indonesia. Di lantai produksi, RBT dilengkapi fasilitas yang paling disempurnakan untuk menjaga kualitas dan mendukung lingkungan hijau sehat. Dengan tiga mesin Crystallizer yang terpasang, RBT menghasilkan Timah Murni Batangan berkualitas tinggi dengan Sn 99,90% sampai 99,99% (di atas standar LME) dan Pb di bawah 300ppm.

Dengan kemampuan menghasilkan Timah Murni Batangan berkualitas tinggi, produk RBT telah mencapai pasar timah utama di seluruh dunia, seperti Belanda, China, Jepang, India, Korea, Taiwan, Hong Kong, Singapura dan Malaysia. Dengan pasokan dan kualitas yang berkelanjutan, RBT akan dapat memperluas pasarnya ke banyak negara lainnya.

"Kami membangun dan mempertahankan reputasi kami dengan selalu memberikan kualitas dan waktu pengiriman yang konsisten," tulis keterangan website tersebut, Kamis (28/3)

RBT memasang fasilitas laboratorium yang lengkap dan modern yang ditangani oleh teknisi laboratorium ahli. Di antara peralatan canggihnya, Spectrolab telah menjadi bagian dari kontrol kualitas RBT.

Selain itu, RBT Memiliki komitmen untuk melestarikan lingkungan tempat beroperasi. RBT percaya bahwa hal itu dapat berkontribusi secara optimal kepada masyarakat lokal dan ke dunia adalah keberlanjutan dengan menerapkan standar tertinggi praktik lingkungan hijau sehat.

RBT membangun menara pendingin dan kolektor debu yang bisa menangkap 99% partikel yang keluar dari gas buang. Untuk meminimalkan limbah padat, RBT melengkapi fasilitasnya dengan oven fuming untuk daur ulang slag.

Sebelumnya, Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Kuntadi peran Harvey dalam perkara ini.

Dia mengatakan sekitar 2018 sampai 2019, Harvey selaku perwakilan PT Refined Bangka Tin (RBT) diduga menghubungi Direktur Utama PT Timah saat itu Mochtar Riza Pahlevi Tabrani. Riza sebelumnya telah ditetapkan menjadi tersangka lebih dahulu oleh Kejagung.

Menurut Kuntadi, Harvey meminta Riza mengakomodasi kegiatan pertambangan liar di wilayah IUP PT Timah. Setelah beberapa kali pertemuan, kata dia, disepakati kerja sewa-menyewa peralatan processing peleburan timah di wilayah IUP PT Timah Tbk.

"Di mana Tersangka HM mengkondisikan agar smelter PT SIP, CV VIP, PT SBS, dan PT TIN mengikuti kegiatan tersebut," kata Kuntadi.

Kuntadi mengatakan setelah itu Harvey diduga memerintahkan para pemilik smelter menyisihkan sebagian keuntungan dari usahanya. Keuntungan itu kemudian dibagi untuk Harvey dan sejumlah tersangka lainnya.

Kejaksaan menduga pemberian uang tersebut disamarkan sebagai dana Corporate Social Responsibility. Dana tersebut disalurkan kepada Harvey melalui perusahaan PT QSE yang difasilitasi oleh tersangka lainnya, yakni Helena Lim.

"Pemberian diduga dilakukan kepada tersangka HM melalui PT QSE yang difasilitasi tersangka HLN," kata dia.

Atas perbuatannya, Kejagung menjerat Harvey dengan Pasal 2 Ayat (1) dan Pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-Undang RI tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Kejagung juga menahan Harvey di Rumah Tahanan negara Salemba Cabang Kejaksaan Agung untuk 20 hari pertama sejak 27 Maret hingga 15 April 2024.

Wednesday, March 27, 2024

Laba Amman Mineral (AMMN) Salim Anjlok 54,36%, Ini Penyebabnya

 Tambang Batu Hijau, Sumbawa/Dok Amman Mineral, Detik Foto: Tambang Batu Hijau, Sumbawa/Dok Amman Mineral, Detik

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten tambang PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mencatat, laba bersih sebesar US$ 465 juta pada tahun 2023, dengan margin sebesar 23%. Namun jika mempertimbangkan dampak kewajiban bagi hasil sebesar 10%, maka laba bersih menjadi sebesar US$259 juta dengan margin sebesar 13%.

Angka tersebut turun jika dibandingkan tahun 2022 yang sebesar Rp US$ 1,09 miliar, atau anjlok sebesar 54,36%.

AMMAN melaporkan EBITDA sebesar US$1.019 juta pada tahun 2023, turun 41% dari US$1.734 juta pada tahun 2022. Penurunan year-on-year ini terutama didorong oleh penjualan bersih yang lebih rendah, bea ekspor yang lebih tinggi, dan royalti pemerintah untuk emas.

Namun, Q4 2023 merupakan kuartal terkuat dalam hal produksi dan kinerja keuangan. EBITDA Q4 2023 meningkat sebesar 60% jika dibandingkan dengan Q3 2023.

Mengutip keterangan resminya, beberapa faktor yang secara signifikan mempengaruhi laba bersih tahun 2023 antara lain, dari segi operasional adalah penurunan penjualan yang menyebabkan profitabilitas lebih rendah dan biaya depresiasi dan amortisasi yang lebih tinggi.

Selain itu, dari sisi regulasi yaitu kenaikan bea ekspor menjadi 10% (dibandingkan 0% di bawah aturan sebelumnya) dan kewajiban bagi hasil (IUPK PNBP) sebesar 10% dari total laba bersih AMNT setelah pajak penghasilan perusahaan berdasarkan laporan keuangan setiap tahun yang telah diaudit.

"Pada tahun 2023, perseroan menghadapi berbagai tantangan, seperti cuaca buruk, perubahan peraturan yang berdampak negatif, dan peningkatan biaya kepatuhan," kata Presiden Direktur AMMAN Alexander Ramlie dalam keterangan resminya, Rabu (27/3).

Pada tahun 2023, penjualan bersih turun sebesar 28% dibandingkan tahun 2022, hal ini terutama disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi (Oktober 2022 hingga April 2023), yang memaksa kami untuk memproses bijih kadar rendah dari stockpiles, sehingga menghasilkan penjualan tembaga 33% lebih rendah dan emas 35% lebih rendah, namun diimbangi oleh kenaikan rata-rata harga jual tembaga dan emas masing-masing sebesar 6% dan 12%.

Namun, penjualan kuartal 2023 merupakan kuartal dengan penjualan yang terkuat selama tahun 2023, dengan peningkatan sebesar 55% dibandingkan Q3 2023.

"Kuartal terakhir tahun 2023 adalah periode kinerja terkuat kami, dengan pertumbuhan penjualan bersih dan EBITDA quarter-on-quarter masing-masing sebesar 55% dan 60%. Namun, curah hujan yang memecahkan rekor pada beberapa bulan pertama tahun 2023 menyebabkan tingginya permukaan air di dasar tambang, sehingga memaksa kami untuk memproduksi konsentrat dari bijih," jelasnya.


Sementara, dari produksi, AMMAN mencapai tahun bersejarah dalam operasi penambangan, dengan output material mencapai tingkat tertinggi sejak dimulainya operasi Batu Hijau pada tahun 2000.

Menurutnya, kuartal terakhir merupakan periode kinerja terkuat kami tahun 2023, di mana kami memproduksi $198.000 metrik ton kering konsentrat tembaga, mewakili 36% dari produksi total tahun 2023. Selain efisiensi operasional, penurunan harga solar menyebabkan penurunan biaya unit penambangan sebesar 2% year-on-year dari US$2.28/ton menjadi US$2.23/ton.

"Namun, tahun 2023 berjalan bukan tanpa kesulitan. Kami harus menghadapi kondisi cuaca buruk dan kerumitan operasional akibat curah hujan yang memecahkan rekor, sehingga membatasi produksi," sebutnya.

Meskipun berhasil mengeringkan dasar lubang tambang dengan lebih cepat, tujuh bulan pertama terjadi akumulasi lumpur yang signifikan akibat tingginya debit air di dasar lubang tambang, yang berdampak pada kualitas, volume, dan stabilitas bijih yang dikirim ke pabrik konsentrator.

"Tantangan lainnya adalah tertundanya izin impor ban (haul truck 793C) sehingga mengakibatkan terhentinya operasional yang tidak direncanakan dari bulan Desember hingga Januari," imbuhnya.

Adapun total belanja modal AMMAN pada tahun 2023 adalah US$1.520 juta, naik 118% dibandingkan tahun 2022. Peningkatan ini terutama disebabkan oleh proyek-proyek ekspansi, di antaranya, sustaining capex sebesar US$415 juta, belanja modal smelter sebesar US$386 juta, Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU), fasilitas liquified natural gas (LNG), serta fasilitas transmisi dan distribusi sebesar US$158 juta; dan ekspansi pabrik konsentrator sebesar
US$561 juta.

AMMAN wajib menyelesaikan penyelesaian mekanis smelter tembaga dan PMR pada akhir Mei 2024.

Laporan kemajuan triwulanan yang diverifikasi secara independen selama periode Oktober hingga Desember 2023 menyatakan bahwa kemajuan konstruksi smelter tembaga telah mencapai 76,1%, yaitu 105,1% dari target yang dijadwalkan sebesar 72,4%. Sedangkan pembangunan PMR telah mencapai 72.7% atau 100.7% dari target akhir tahun sebesar 72,1%.

Akumulasi belanja modal mencapai US$604 juta untuk proyek smelter tembaga dan PMR, US$273 juta untuk fasilitas PLTGU, LNG, dan T&D, dan US$753 juta untuk proyek perluasan pabrik konsentrator (termasuk belanja modal desain ulang) hingga 31 Desember 2023.

Hingga akhir Desember 2023, AMMAN memiliki total utang sebesar US$3,215 juta dan total utang bersin sebesar US$1,987 juta. Profil jatuh tempo utang telah disusun agar AMMAN dapat fokus pada program ekspansinya.

Tuesday, March 26, 2024

Pecah Telor, Ini 2 Saham Pertama di BEI yang Sentuh Harga Rp1

 pembukaan bursa saham Foto: ist

Jakarta, CNBC Indonesia - Beberapa saham terpantau sudah menyentuh harga Rp 1 per saham dalam setidaknya dua hari terakhir.

Pada perdagangan Selasa (26/3/2024), ada saham emiten tekstil yang sudah menyentuh harga Rp 1 per saham yakni PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT).

Namun sebelum saham SBAT, pada perdagangan Senin kemarin, ada juga saham yang sempat menyentuh harga Rp 1 per saham, sebelum berakhir di harga Rp 2 per saham yakni PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT).

Untuk saham MKNT pada hari ini cenderung stagnan di harga Rp 2 per saham. Sedangkan saham SBAT juga cenderung bertahan di posisi Rp 1 per saham.

Baik SBAT maupun MKNT yang sudah mencicipi posisi Rp 1 per saham, keduanya karena telah masuk kedalam Papan Pemantauan Khusus, sehingga potensi untuk mencapai harga tersebut cukup besar.

Seperti diketahui, bursa telah melakukan penerbitan Peraturan Bursa Nomor I-X tentang Penempatan Pencatatan Efek Bersifat Ekuitas pada Papan Pemantauan Khusus yang berlaku pada 9 Juni 2023 dan Peraturan Bursa Nomor II-X tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas pada Papan Pemantauan Khusus yang akan berlaku pada 12 Juni 2023.

Pada Papan Pemantauan Khusus Tahap I, masih berlaku hybrid. Namun per Senin kemarin, BEI meresmikan Papan Pemantauan Khusus Tahap II, sehingga berlaku full periodic call auction.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Susandy menjelaskan, ada konsukuensi dari penerapan papan ini. Salah satunya, jika suatu emiten masuk ke papan ini selama satu tahun berturut-turut maka ada kemungkinan sahamnya akan di suspensi oleh bursa.

Perlu diketahui, salah satu kriteria perusahaan tercatat yang masuk dalam papan pencatatan khusus adalah apabila perusahaan tidak dapat memenuhi persyaratan untuk tetap tercatat di BEI, salah satunya adalah memiliki ekuitas atau modal negatif.

"Secara aturan umum bagi saham yang masuk ke dalam papan pemantauan dosis secara satu tahun berturut-turut dapat dikenakan suspensi," ungkap Irvan dalam konferensi pers secara virtual.

Namun, ia mengatakan, bursa tidak akan serta merta menggembok saham yang setahun mendekam di papan pemantauan khusus tersebut. Melainkan, pihaknya akan melakukan evaluasi terlebih dahulu lebih lanjut terkait sebab ekuitasnya bisa negatif.

"Terkait dengan suspensi ini memang apabila emiten ekuitas negatif karena terdampak pandemi maka otomatis tidak akan dilakukan suspensi ya untuk seluruh kriteria tidak hanya terkecuali pada ekuitas negatif," ujar Irvan.

Tentunya, Papan Pemantauan Khusus ini tidak hanya berlaku bagi saham yang berada di bawah harga Rp 50 per saham, tetapi juga berlaku pada saham yang memiliki beberapa notasi khusus.

CNBC INDONESIA RESEARCH