Thursday, March 29, 2018

Menperin Airlangga: Revolusi industri 4.0 tak berdampak pada pengurangan pekerja


BESTPROFITMenteri Perindustrian, Airlangga Hartanto memastikan penerapan industri 4.0 tidak akan berdampak pada pengurangan jumlah tenaga kerja di Tanah Air. Menurutnya, penerapan industri 4.0 justru akan membuka peluang ekspansi perusahaan yang kemudian berdampak pada peningkatan kebutuhan tenaga kerja.

"Tidak perlu dikhawatirkan akan ada pengurangan tenaga kerja. Pabrik-pabrik ini malah akan melakukan ekspansi sehingga membutuhkan tenaga kerja baru," ujar Airlangga di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (29/3).
Airlangga mencontohkan, beberapa industri seperti makanan dan minuman serta garmen sebenarnya telah menerapkan revolusi industri 4.0. Pada praktiknya, peran manusia masih sangat dibutuhkan meskipun sebagian besar pekerjaan sudah dilakukan secara robotik.
"Jadi ini adalah lanjutan dari revolusi industri 3.0. Industri revolusi 3.0 tuh sudah otomatisasi. Tetapi kalau revolusi industri 4.0 mulai memanfaatkan internet untuk komunikasi yang lebih baik dan pengolahan data lebih baik antara mesin dan manusia dan antara mesin dan mesin itu sendiri," jelasnya. PT BESTPROFIT
Menteri Komunikasi dan Imformatika Rudiantara juga sepakat, perkembangan teknologi seperti yang akan diterapkan dengan industri 4.0 tidak akan mengganti peran manusia. Namun demikian yang dibutuhkan ke depan adalah perubahan skill dari tenaga kerja itu sendiri.
"Yang dibutuhkan sekarang adalah perubahan skill set. Shopee misalnya, ternyata Shopee harus nambah 1.500 karyawan baru di bidang customer service. Kenapa? Karena tadinya nggak terpikir. Ada perubahan proses, kan di Shopee kita bisa return barang. Kan harus ngecek, nggak bisa robot. Harus orang," jelasnya. BEST PROFIT
"Jadi di satu pihak akan menggantikan orang dengan teknologi, tapi juga akan tumbuh kebutuhan akan skill set yang baru. Jadi orang Indonesia enggak usah takut, yang harus dipikirkan bagaimana mengubah skill set kita dengan cara training dan vokasi," tandasnya.
Sumber: merdeka.com

No comments:

Post a Comment