Friday, May 5, 2023

Parah! 30 Saham Sudah Sentuh ARB, Kebanyakan Saham Big Cap

 Ilustrasi IHSG (CNBC Indonesia/ Tri Susilo) Foto: Ilustrasi IHSG (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

PT BESTPROFIT FUTURES JAMBI - Banyak saham yang terpantau ambles dan sudah menyentuh auto reject bawah (ARB) pada perdagangan sesi I Jumat (5/5/2023) dan turut membenani IHSG.

Hingga pukul 10:55 WIB, setidaknya ada 30 saham yang ambles dan sudah menyentuh ARB.

Berikut saham-saham yang ambles parah dan sudah menyentuh ARB pada perdagangan sesi I hari ini.

EmitenKode SahamHarga TerakhirPerubahan Harga
Samindo ResourcesMYOH1.530-6,99%
Multipolar TechnologyMLPT1.935-6,97%
Mandala MultifinanceMFIN1.805-6,96%
Merdeka Copper GoldMDKA3.610-6,96%
Indika EnergyINDY2.150-6,93%
Aman AgrindoGULA298-6,88%
Adaro Minerals IndonesiaADMR9556,83%
Astra InternationalASII6.1506,82%
IndoSterling TechnomediaTECH165-6,78%
Dana Brata LuhurTEBE830-6,74%
Prima Andalan MandiriMCOL6.250-6,72%
Halone JaneHALO222-6,72%
Saptausaha GemilangindahSAGE222-6,72%
Era Digital MediaAWAN254-6,62%
PAM MineralNICL284-6,58%
Indo StraitsPTIS426-6,58%
Darmi BersaudaraKAYU71-6,58%
Petrindo Jaya KreasiCUAN860-6,52%
Personel Alih DayaPADA101-6,48%
Central Omega ResourcesDKFT87-6,45%
Metro RealtyMTSM292-6,41%
Dwi Guna LaksanaDWGL132-6,38%
Kokoh Inti ArebamaKOIN103-6,36%
Surya Esa PerkasaESSA590-6,35%
Sumber Global EnergySGER595-6,30%
Multi Makmur LemindoPIPA120-6,25%
Merdeka Battery MaterialsMBMA755-6,21%
Akbar Indo Makmur StimecAIMS242-6,20%
Wijaya Cahaya TimberFWCT76-6,17%
Bumi ResourcesBUMI107-6,14%

Sumber: Refinitiv

Terpantau, banyak saham-saham berkapitalisasi besar (big cap) yang menyentuh ARB pada sesi I hari ini. Dari beberapa saham big cap tersebut, terpantau diantarnya merupakan saham yang sedang membagikan dividen, di mana pada hari ini memasuki periode ex date dividen di pasar reguler dan negosiasi, sehingga aksi profit taking investor tak bisa dihindari.

Adapun saham-saham big cap tersebut yakni saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Indika Energy Tbk (INDY), dan PT Astra International Tbk (ASII).

Adapun saham-saham big cap yang sedang memasuki periode ex date dividen yakni saham INDY dan ASII.

Terpantau pada pukul 11:05 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk 1,56% ke posisi 6.737,111.

IHSG kembali ambruk setelah data pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2023 resmi dirilis pada pagi hari ini.

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa ekonomi Indonesia pada kuartal I-2023 tumbuh 5,03% secara tahunan (year-on-year/yoy), dari sebelumnya pada periode yang sama tahun lalu sebesar 5,02%.

Namun secara basis kuartalan (quarter-to-quarter/qtq), ekonomi RI mengalami kontraksi nyaris 1%, atau tepatnya sebesar 0,92%, dari sebelumnya pada kuartal IV-2022 yang tumbuh 0,32%.

Meski begitu, menurut Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Edy Mahmud pertumbuhan ekonomi Indonesia ini masih konsisten di kisaran 5%.

"Tren pertumbuahn ekonimi tahunan selalu 5 p menunjukkan perekonomian kita masih stabil, mulai dari kuartal IV-2021 sampai dengan 2023 kuartal I perekonomian kita tumbuh pada level 5 persen ke atas," papar Edy, dalam rilis data PDB, Jumat (5/5/2023).

IHSG sepertinya terbebani oleh sentimen dari global, di mana krisis perbankan di Amerika Serikat (AS) masih jauh dari kata selesai.

Sebelumnya The Fed telah mengumumkan kenaikan suku bunga acuan 25 bp untuk merespons inflasi yang masih lengket dan di saat bersamaan krisis perbankan AS masih belum berakhir dengan First Republic resmi dicaplok oleh JPMorgan dan terbaru saham PacWest tercatat ambles lebih dari 50%. Jakarta, CNBC Indonesia

CNBC INDONESIA RESEARCH


PT BESTPROFIT
BEST PROFIT
BESTPROFIT
PT BESTPROFIT FUTURES
BPF
­

No comments:

Post a Comment