Friday, April 27, 2018

Amien Rais kenang pertarungan Masyumi dan PKI tahun 1955


BESTPROFITPendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengatakan, saling sindir dalam masa kampanye dan pemilu sudah terjadi dari tahun 1955. Di pemilu tahun 1955 itu, Amien Rais menyebut saling sindir terjadi di empat besar partai politik kala itu yaitu Masyumi, PKI, PNI dan NU.

"Saya sudah mengalami Pemilu sejak tahun 1955. Saat itu umur saya 11 tahun, sudah kelas 6 SD. Saya melihat bagaimana waktu itu partai-partai itu kadang-kadang ketika kampanye saling sindir dan maksimum saling ejek, terutama Masyumi dengan PKI waktu itu. Waktu itu ada empat partai besar, PNI, Masyumi, NU, dan PKI," ujar Amien Rais, Jumat (27/4).
Amien Rais menjelaskan, meskipun saling sindir dilakukan oleh partai politik tetapi dinamikanya masih wajar. Amien juga menuturkan, bahwa saling sindir yang dilakukan oleh partai politik tak pernah berujung dengan aksi fisik.
"Tapi lihat tidak ada cerita waktu itu bentrok fisik. Indah sekali. Tidak pernah ada 'jotosan'. Itu pengalaman kita sebagai bangsa berdemokrasi," urai Ketua Dewan Kehormatan PAN ini. PT BESTPROFIT
Amien Rais menjabarkan, setelah Pemilu tahun 1955 yaitu di Pemilu 1959 justru terjadi penipisan demokrasi. Saat itu Bung Karno menerapkan sistem Demokrasi terpimpin. Kondisi serupa juga terjadi pada era Orde Baru. Demokrasi dianggap Amien Rais tidak memiliki oposisi dan cenderung seperti kerajaan.
Amien Rais menambahkan, usia reformasi pada tahun 1998, Indonesia memasuki masa demokrasi yang sejati. Demokrasi, lanjut Amien Rais, yang tanpa embel-embel.
BEST PROFIT "Alhamdulillah seusai reformasi, kita menikmati demokrasi tanpa embel-embel. Demokrasi titik. Memang ada ekses kadang-kadang tapi 98 persen saya kira aman, yang dua persen itu kadang-kadang membuat gambaran kurang bagus. Tapi intinya sudah berdemokrasi," tutup Amien Rais.
Sumber: merdeka.com

Tuesday, April 24, 2018

PT Bestprofit Futures Jambi Gelar Donor Darah

PT Bestprofit Futures Jambi Gelar Donor Darah

PT BESTPROFIT - PT. Bestprofit Futures Jambi beralamat di Jl. Kolonel Abunjani No.29 Sipin, kemarin Sabtu (21/4) di ruang training marketing.  Bestprofit sukses melaksanakan kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial kepada sesama.

Kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata dari manajemen PT. Bestprofit Futures Jambi yang turut berpartisipasi aktif untuk memberikan setiap tetesan darahnya guna menolong antarsesama karena setetes darah yang diberikan sangat berarti bagi kehidupan orang lain. 

Atahasi Rono Kusumo, Wakil Pialang PT. Bestprofit Futures Jambi mengatakan bahwa kegiatan donor darah yang bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jambi  diikuti hampir seluruh staf dan karyawan Bestprofit. BEST PROFIT

 "Kegiatan donor darah ini merupakan agenda tahunan yang selalu kita adakan tiap tahun, untuk tahun ini hampir 200 orang lebih karyawan yang berpartisipasi ikut mendonorkan darahnya," jelasnya.

Juga ditambahkan Rono Kusumo, pada kesempatan yang lain, selain kegiatan donor, " kita juga memberikan santunan ke anak yatim dan memberikan bantuan kesalah satu pondok pesantren di Sengeti Kabupaten Muaro Jambi," ujarnya. BESTPROFIT

 Semoga dengan adanya kegiatan sosial seperti ini dapat membantu masyarakat Jambi yang membutuhkan.

Sumber: jambi.tribunnews.com

Monday, April 23, 2018

Sindir Gibran, Ratna Sarumpaet Justru Dibuat Malu di Ruang Publik

Sindir Gibran, Ratna Sarumpaet Justru Dibuat Malu di Ruang Publik

BEST PROFIT - Aktivis Ratna Sarumpaet kembali menjadi bahan pembicaraan warganet di media-media sosial, setelah melontarkan sindiran untuk Gibran Rakabuming Raka, putra pertama Presiden Joko Widodo.
Ratna, Sabtu (21/4) akhir pekan lalu, melalui akun Twitter pribadinya @RatnaSpaet, mengatakan seorang anak presiden, yakni Gibran, bisa membeli Grab Indonesia hanya dengan berjualan pisang goreng.
"Luar biasa. Anak-anak tahu diri Presiden  @jokowi bisa beli Grab Indonesia dari dagang Pisang goreng," sindirnya.
"Di rezim ini semua sah. #2019GantiPresiden," tulisnya lagi.
Namun, pernyataan Ratna tersebut justru dinilai lucu oleh warganet. Pasalnya, Gibran membeli Grab Indonesia itu hanya bagian dari lelucon. Warganet menilai Ratna menganggap serius lelucon tersebut.
Apalagi, Ratna menuliskan sindirannya tersebut menggunakan artikel media yang menggunakan judul “klikbait” alias hanya untuk mendapatkan banyak pembaca.
Lelucon itu kali pertama dilontarkan oleh pendiri sekaligus CEO lembaga perencana keuangan QM Finansial, Ligwina Hananto. BESTPROFIT
Ligwina mengakui mendapat bahan lelucon tentang Gibran adalah pemilik perusahaan aplikasi penyedia jasa transportasi dari seorang sopir taksi.
"Apa hoaks terkonyol yang pernah kamu dengar? Kemarin ada supir taksi dengan semangat bilang, 'Ibu tahu tidak? Grab itu punya anak Jokowi! Grab! Gibran! sama kan!' Ngakak puas banget sampai si pak supir bingung.Selamat ya Dek @Chilli_Pari. Kamu udah jd VC?" tulisnya.
Informasi mengenai lelucon Ligwina tersebut ditanggapi oleh akun milik Gibran. "Memang punya saya kok," celetuk akun Gibran.
Karena tak mengetahui bahwa Gibran membeli Grab itu sekadar lelucon, warganet kontan membanjiri tulisan Ratna dengan beragam sindiran.
“Lagian yang jualan pisang kan mas @kaesangp, bukan Mas Gibran. Apa jualannya Mas Kaesang juga sudah diakuisisi sama mas gibran? @Chilli_Pari,” tulis akun @Alfar231.
Akun @BadBoldy bahkan mencurigai Ratna terkecoh oleh judul artikel media yang ditujukan untuk klikbait tersebut.
“@RatnaSpaet @jokowi Saya mulai curiga anda baca berita hanya berhenti di judulnya saja,” tukasnya. PT BESTPROFIT
Sementara sejumlah akun Twitter lain balik menyindir Ratna untuk menelepon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, untuk mengonfirmasi kebenaran lelucon tersebut.
“Replying to @RatnaSpaet @jokowi Ada baiknya @RatnaSpaet telp @aniesbaswedan untuk menanyakan perihal ini,” tulis akun @asrilate17.
“Martabak kali sama katering. Nenek kalau cari info yang akurat biar nyinyirnya lebih greget. Gibran punya Grab. Telepon Anis saja,” kata @anzajalah.
Sindiran agar Ratna menelepon Anies ini, erat terkait insiden dirinya sempat marah-marah dan menelepon Anies ketika mobilnya diderek petugas Dinas Perhubungan DKI beberapa waktu lalu.
Sumber: suara.com

Monday, April 16, 2018

Stadion Kanjuruan Malang rusak dan kotor akibat kericuhan suporter


BESTPROFITKondisi Stadion Kanjuruan Malang mengalami sejumlah kerusakan di beberapa titik usai terjadi ricuh suporter saat laga Arema FC lawan Persib Bandung, Minggu (15/4).

Pantauan merdeka.com di lokasi, kerusakan terlihat pada besi-besi pegangan di tangga pintu dari mulai pintu 9 sampai 13. Besi tersebut mengalami patah dan berserakan dari tempatnya.
Selain itu kondisi tribun juga terlihat kotor oleh sisa sampah yang ditinggalkan para penonton. Bungkus, sandal dan makanan tanpak berserakan. Sebuah poster bernada protes juga ditemukan di tribun timur, tempat awal mula terjadinya kericuhan.
Sejumlah petugas tampak sedang merapikan e-board (led) yang dirobohkan suporter. Secara fisik terlihat beberapa e-board mengalami pecah di bagian sudut. PT BESTPROFIT
Sementara di sisi lain terlihat beberapa orang sedang melakukan perawatan rumput. Sambil membawa troli, mengambil sisa-sisa batu yang dilemparkan suporter.
Abdul Haris, Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Arema FC ditemui di lokasi mengatakan, terjadi sejumlah kerusakan di sejumlah titik tetapi dininilainya tidak terlalu parah. Kerusakan tersebut akan segera diperbaiki.
"Bangku bench (bangku pemain dan official) diguling-gulingkan, begitu juga kursi. Ada beberapa kerusakan tapi itu tidak begitu besar," urainya di Stadion Kanjuruan Malang, Senin (16/4).
"Kerusakan ringan yang segera bisa diselesaikan. Kita inventarisir, dari led (e-board), ternyata juga tidak ada kerusakan terlalu parah. Terguling saja, tetapi tidak ada masalah," katanya menambahkan. BEST PROFIT
Kericuhan terjadi dalam laga Arema FC dan Persib Bandung di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (15/4). Suporter terlibat baku hantam dengan petugas pengaman pertandingan, yang berupaya mengamankan perangkat pertandingan dan pemain juga official kedua tim.
Aparat kepolisian mencoba melerai pertarungan dengan menembakkan gas air mata beberapa kali. Akibatnya sejumlah suporter tumbang terkena dampak gas air mata tersebut.
Sumber: merdeka.com

Friday, April 13, 2018

Fakta di balik video rekayasa serangan senjata kimia terhadap anak-anak di Suriah


PT BESTPROFITSebuah video memperlihatkan anak-anak Suriah sedang dilatih untuk berakting saat terjadi serangan senjata kimia beredar di Internet.

Portal Russia Today menyelidiki asal-usul video itu dan menemukan anak-anak di dalam video itu tidak dipaksa melakukan hal itu dan sudah disiapkan sebelumnya untuk pembuatan video propaganda di masa depan, seperti yang disangka pengguna Twitter.
Video itu berumur lebih dari empat tahun dan akting yang mereka lakukan dalam video adalah bagian dari sebuah drama permainan yang digagas oleh sebuah kelompok organisasi bernama Nesma di Ghouta Timur.
"Sebuah video memperlihatkan teroris dukungan AS/Inggris sedang melatih anak-anak bagaimana berakting ketika terjadi serangan senjata kimia," ujar seorang pengguna Twitter dengan nama akun @The_Cyrenian.
"Sekolah Teror. Teroris FSA (oposisi pemberontak Suriah) dan Al Nusra bekerja sama dengan White Helmets mengajarkan anak-anak bagaimana merekayasa serangan senjata kimia. Ketika alarm berbunyi mereka langsung mulai. Saya harus katakan, anak-anak ini aktor yang hebat," kata pengguna lain. BEST PROFIT
Dilansir laman Russia Today, Kamis (12/4), video asli dari tayangan itu pertama kali diunggah ke YouTube pada 19 September 2013. Organisasi Nesma mempromosikan video itu di Facebook pada 18 dan 19 September 2013. Video itu diunggah dengan akun yang jika diterjemahkan berarti Media Pinggiran Damaskus.
Selain video itu, Media Pinggiran Damaskus juga menyebarkan video-video lain di laman Facebook mereka.
"Tujuan dari drama ini adalah mengajarkan anak-anak tentang betapa mengerikannya ketika terjadi serangan senjata kimia dan untuk memperlihatkan betapa dunia mengabaikan dan tidak berbuat apa pun terhadap seorang pria yang memakai senjata itu kepada rakyatnya sendiri."
Tak hanya itu, kanal YouTube Media Pinggiran Damaskus itu juga menyimpan video unjuk rasa pasukan FSA dan Al Qaidah lengkap dengan bendera mereka. BESTPROFIT
Berikut video rekayasa drama permainan anak-anak itu:
Sumber: merdeka.com

Thursday, April 12, 2018

Mulai 1 Juli 2018, kolom agama di KTP diisi aliran kepercayaan


BEST PROFITKartu Tanda Penduduk Elektronik untuk penghayat kepercayaan akan direalisasikan pada 1 Juli 2018. Selain KTP, pemerintah juga akan mengganti Kartu Keluarga (KK) para penganut aliran kepercayaan itu.

Perubahan data di dalam KTP maupun KK dapat dilakukan di masing-masing Kantor Catatan Sipil atau Kantor Kecamatan.
"Untuk penghayat, arahan Bapak Presiden jadi akan dilakukan pemberian KTP mulai 1 Juli," kata Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrullah, seusai Musrenbang tingkat Provinsi Jateng di Semarang, Kamis (12/4). BESTPROFIT
Mulai Mei, penghayat kepercayaan bisa mengisi perubahan data penduduk. Jumlah penghayat kepercayaan di Indonesia diprediksi mencapai 180 ribu orang. Namun, jumlah itu diprediksi bakal meningkat.
Zudan menjelaskan, identitas nantinya yang diubah di dalam KTP yaitu di bagian kolom agama. Nantinya di kolom itu akan diganti dengan Kepercayaan, dan tidak menyebut nama organisasi penghayat kepercayaan. PT BESTPROFIT
"Jadi itu mengisi atau mengubah misal yang dulu agamanya Islam, Buddha diubah menjadi penghayat. Itu boleh. Jadi, namanya ditulis penghayat, tidak menyebut nama organisasi misalnya Sapta Darma, Sunda Wiwitan, itu tidak," jelasnya.
Mahkamah Konstitusi sebelumnya mengabulkan permohonan uji materi terkait aturan pengosongan kolom agama pada KK dan KTP.
Sumber: merdeka.com

Wednesday, April 11, 2018

6 Tahanan di Polsek Makassar bobol tembok penjara pakai gagang sapu lalu kabur


BESTPROFITEnam tahanan Polsek Makassar di Jl Kerung-kerung melarikan diri usai menjebol dinding tembok sel yang sudah rapuh, Selasa (10/4) dini hari. Dalam kurun waktu 8 jam, jajaran Polsek Makassar berhasil meringkus kembali empat di antaranya. Sementara dua lainnya masih buron.

Kanit Reskrim Polsek Makassar, Iptu Harianto Rahman mengatakan enam orang tahanan itu menjebol dinding sel dengan menggunakan gagang sapu.
"Tahanan itu menjebol dinding tembok dengan menggunakan gagang sapu. Luas lubang yang mereka buat itu pas ukuran tubuh orang dewasa sehingga mereka bisa keluar dari sel kemudian melompati lagi tembok pagar. Memang dinding tembok sel tergolong rapuh karena sudah lama," kata Iptu Harianto Rahman, Rabu (11/4). PT BESTPROFIT
Menurutnya, total tahanan sebanyak 10 orang. 6 di antaranya berulah. Awalnya jumlah mereka lengkap namun saat petugas jaga dan anggota piket patroli pukul 01.00 wita, diketahui 6 orang yang merupakan tersangka kasus penipuan dan penggelapan serta kasus pencurian itu sudah tidak berada dalam sel.
"Anggota langsung kami perintahkan lakukan pengejaran diawali dengan mendatangi rumah keluarga, istri dan kerabat para tersangka yang memungkinkan dijadikan tempat sembunyi. Dan akhirnya empat orang di antaranya berhasil kami temukan dan dibawa kembali ke Mapolsek. Lalu dua orang lagi masih kita kejar, informasi dan data kemungkinan keberadaannya sudah kita identifikasi," kata Iptu Harianto Rahman. BEST PROFIT
Sejak kemarin hingga hari ini, tambahnya, anggota polisi yang bertugas saat malam kejadian itu masih dalam pemeriksaan propam. Hal itu dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya unsur kelalaian di balik kejadian tersebut.
Sumber: merdeka.com