Thursday, March 14, 2024

Tok! BCA Tebar Dividen Rp 33 Triliun ke Investor atau Rp 270/Saham

 Ilustrasi bank BCA. (REUTERS/Willy Kurniawan/File Photo) Foto: Ilustrasi bank BCA. (REUTERS/Willy Kurniawan/File Photo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Central Asia (BBCA) menyetujui pembagian dividen Rp 270 per saham atau atau setara 68,35% dari total laba bersih BCA tahun 2023 yang mencapai Rp 48,64 triliun. Adapun total laba yang dialokasikan untuk dividen mencapai Rp 33,28 triliun.

Angka Rp 270 per saham tersebut, telah termasuk Rp 42,5 per saham yang telah dibayarkan kepada investor dalam bentuk dividen interim 20 Desember 2023 lalu, dengan Rp 227,5 per saham akan dibayarkan dalam bentuk dividen final oleh perusahaan. Artinya pemegang 1 lot saham BBCA hingga akhir cum date berhak untuk memperoleh dividen senilai Rp 22.750.

Rasio dividen yang dibagikan BCA tercatat naik dari semula 62,12% untuk tahun buku 2022 dan kini menjadi 68,35%.

Selain dikembalikan kepada investor dalam bentuk dividen, sebanyak Rp 486,39 miliar dialokasikan untuk dana cadangan dan sisanya menjadi laba ditahan perusahaan.

"Kami berterima kasih kepada para nasabah atas kepercayaannya, seluruh stakeholders yang terus memberikan dukungan, serta pemerintah, Bank Indonesia, Otoritas Jasa, dan regulator lainnya, sehingga BCA mampu melewati tahun 2023 dengan kinerja solid. Kami melihat perekonomian Indonesia tetap tangguh dan stabil, serta berpotensi terus tumbuh di tengah berbagai tantangan yang ada di tingkat global dan regional. Hasil keputusan RUPST BCA hari ini menunjukkan komitmen Perseroan untuk senantiasa memberikan nilai tambah yang berkesinambungan kepada pemegang saham. Kami optimistis atas prospek bisnis ke depan dan tetap melangkah secara pruden sepanjang 2024, sekaligus konsisten mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor," kata Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk, Jahja Setiaatmadja

Pada perdagangan Kamis (14/3/2024) atau tepat saat pelaksanaan RUPS, harga saham BBCA menembus rekor tertinggi (ATH) sepanjang masa. Pada perdagangan intraday hari ini saham BBCA sempat menyentuh level Rp 10.225 dengan kapitalisasi lebih dari Rp 1.200 triliun.

Sebagai catatan, BCA telah membagikan dividen tunai tahun buku 2022 sebesar Rp20,95 triliun atau Rp205, per saham. Jumlah itu meningkat 41,4%, dibandingkan dividen tunai yang dibagikan untuk tahun buku 2021.

BCA telah membagikan dividen interim 2023 sebesar Rp5,23 triliun atau sebesar Rp42,5 per saham. Nilai tebaran dividen interim itu naik 21,4% dibandingkan tebaran pada 2022 sebesar Rp35 per saham atau dengan nilai Rp4,31 triliun untuk dividen interim.

No comments:

Post a Comment