Friday, March 1, 2024

Direktur Utama Emiten Starbucks (MAPB) Mundur, Ada Apa?

 Ilustrasi kopi starbucks.(AP Photo/Lindsey Wasson) Foto: Ilustrasi kopi starbucks. AP Photo/Lindsey Wasson)

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten Mitra Adiperkasa (MAP) Group PT Map Boga Adiperkasa Tbk. (MAPB) mengumumkan pengunduran anggota direksi. Yakni, Anthony Cottan selaku direktur utama mengundurkan diri dari emiten yang menaungi Starbucks itu.

MAPB telah menerima surat pengunduran diri Cottan dari jabatannya pada 27 Februari 2024. Pengunduran dirinya berlaku efektif sejak tanggal tersebut.

"Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Bapak Anthony Cottan dari jabatannya selaku Direktur Utama Perseroan efektif terhitung sejak tanggal surat pengunduran dirinya," ujar Corporate Secretary MAPB Liryawati dalam keterbukaan informasi pada Jumat (1/3/2024).

"Inti dari kepemimpinan tim adalah Anthony Cottan," begitu tertulis dalam situs resmi MAPB.

Cottan disebut berperan penting dalam memimpin pertumbuhan MAPB secara nasional.

"Dipimpin oleh Bapak Cottan, merek makanan dan minuman Perseroan diakui sebagai tolok ukur industri di Indonesia."

Sebelumnya, ia menjabat sebagai Direktur Divisi Makanan di PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) yang merupakan entitas induk MAPB, pada tahun 2001 hingga 2016.

Sebelum bergabung dengan MAPB, Cottan menjabat di Club Corporation Asia sebagai General Manager dari tahun 1989 - 2001 yang mencakup beberapa negara ASEAN selama masa jabatannya selama 12 tahun.

Ia lahir di Portsmouth, Inggris pada tahun 1964. Cottan lulus dari Southdowns Hotel School pada tahun 1984, memperoleh gelar MBA dari Oxford Brookes University, Inggris pada tahun 2015.

Seperti diketahui, MAPI merupakan emiten induk dari pengelola brand minuman Starbucks di Indonesia melalui anak usahanya PT MAP Boga Adiperkasa Tbk. (MAPB). MAPB baru dibentuk Juni 2016 lalu untuk mengkonsolidasi empat anak usaha MAPI sebelumnya yaitu PT Sari Coffee Indonesia (pengelola Starbucks Indonesia), PT Sari Pizza Indonesia (pengelola Pizza Marzano dan Pizza Express), PT Sari IceCream Indonesia (pengelola Cold Stone dan Godiva) dan PT Premier Doughnut Indonesia (pengelola Krispy Creme).

No comments:

Post a Comment